Destinasi Wisata di Majalengka Akan Ditutup, Kenapa?

- Selasa, 4 Agustus 2020 | 09:36 WIB
Wisatawan meramaikan Bukit Mercury Sayangkaak di Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka, selama masa New Normal.
Wisatawan meramaikan Bukit Mercury Sayangkaak di Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka, selama masa New Normal.

MAJALENGKA, AYOBANDUNG.COM--Destinasi wisata di Kabupaten Majalengka bakal ditutup menyusul peningkatan kasus Covid-19.

Penutupan destinasi wisata menjadi salah satu agenda kebijakan otoritas penanganan Covid-19 setempat setelah mengamati perkembangan kasus Covid-19, yang tak menunjukkan penurunan di tengah fase adaptasi kebiasaan baru (AKB). 

Hingga Senin (3/8/2020), tercatat 28 kasus positif di Kabupaten Majalengka. Dari jumlah itu, 18 pasien masih dalam pengawasan.

Bupati Majalengka, Karna Sobahi tak menampik lonjakan kasus tersebut. Menurutnya, semua itu berawal dari kasus impor (imported case).

"Bermula dari imported case. Ini menunjukkan kita harus memperketat kehadiran warga dari luar kota maupun warga Majalengka yang hendak berpergian keluar daerah," ungkapnya.

Untuk menekan perkembangan virus, pihaknya mengeluarkan beberapa kebijakan, salah satunya meningkatkan pengawasan penerapan protokol kesehatan. Sanksi bagi pelanggarnya pun akan dijatuhkan.

Publik kembali diingatkan mengenakan masker, mencuci tangan menggunakan sabun, menjaga jarak di kerumuman, baik di kantor, pasar, hingga tempat peribadatan.

"Protokol kesehatan benteng utama dalam memutus penyebaran virus mematikan ini," tegasnya.

Pihaknya pula akan memperketat izin keramaian bagi masyarakat. Pihaknya mempertimbangkan kerentanan besar penyebaran virus dalam setiap perkumpulan orang.

Halaman:

Editor: Adi Ginanjar Maulana

Tags

Terkini

Lokasi dan Tiket Masuk Taman Langit Pangalengan

Senin, 21 Februari 2022 | 15:24 WIB

Lokasi dan Tiket Masuk Margacinta Park Terbaru 2022

Kamis, 13 Januari 2022 | 14:01 WIB

FOTO: Indahnya Hutan Menyala Tahura Djuanda

Minggu, 9 Januari 2022 | 20:30 WIB
X