Liburan Murah di Taman Alun-alun Bandung

- Jumat, 8 Juli 2016 | 16:14 WIB
LIBURAN : Alun-alun menjadi salah satu lokasi favorit wisata keluarga di Bandung. (Roni/Ayobandung)
LIBURAN : Alun-alun menjadi salah satu lokasi favorit wisata keluarga di Bandung. (Roni/Ayobandung)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM - Memasuki musim liburan lebaran 2016, sejumlah tempat wisata di Kota Bandung ramai-ramai dikunjungi wisatawan. Salah satunya Taman Alun-alun Kota Bandung yang masih menjadi pilihan favorit bagi wisatawan untuk berkumpul bersama keluarga.

Berdasarkan pantauan Ayobandung.com pasa Jumat 8 Juli siang, wisatawan memadati taman yang berada di halaman Masjid Raya Bandung Provinsi Jawa Barat itu. Canda tawa anak-anak pun mewarnai taman dipoles sejak kepemimpinan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil.

Bahkan, tak sedikit para pengunjung melakukan makan bersama alias botram bersama keluarga di taman tematik tersebut. Nasi timbel serta lauk pauk ala masakan sunda menjadi menu favorit bagi pengunjung untuk mengisi liburan murah tersebut.

"Maen sama keluarga kang, kebetulan ada saudara dari Jawa ke sini (Bandung) jadi diajak botram di taman. Hitung-hitung liburan murah kang, bosen kan liburan ngumpul di rumah terus," kata Dani Nugraha (46) warga asal Cibaduyut saat berbincang di Taman Alun-alun Bandung, Jalan Asia Afrika, Jumat (8/7/2016).

Diakui Dani, untuk berlibur kumpul bersama keluarga ia tidak perlu mengeluarkan biaya banyak karena hanya membayar parkir kendaraan di basement taman tersebut. Selain itu, taman tersebut pun dinilai aman bagi anak-anak ketika berlari-lari sambil bercanda tawa.

"Anak-anak juga aman lah kalau main di sini. Lari-lari kemana juga, karena ini kan rumput sintetis. Jadi kita perhatiin aja dari jauh," tururnya.

Sementara itu menurut Kepala Dinas Pemakaman dan Pertamanan (Diskamtam) Kota Bandung Arif Prasetya, Taman Alun-alun Bandung sudah diprediksi akan menjadi tujuan favorit bagi wisatawan. Selain letaknya yang strategis di pusat kota, taman tersebut pun bisa sebagai ajang untuk berkumpul keluarga.

"Di sana juga kan ada bangku-bangku, jadi yang enggak bisa duduk lesehan bisa duduk di bangku. Terus juga untuk makan beraama bisa di bangku itu, karena kalau di taman takutnya banyak bekas makanan seperti nasi berserakan," kata Arif saat dihubungi, Jumat (8/7/2016).

Namun Arief tetap mengingatkan kepada pengunjung taman untuk tidam menggunakan alas kaki saat menginjak rumput sintetis. Bahkan Arief pun menganjurkan untuk membuka kaos kaki guna menghindari bau kaki pada rumput tersebut.

Halaman:

Editor: Yatti Chahyati

Tags

Terkini

Pesona Wae Rebo, Kampung Cantik di Atas Awan

Jumat, 28 Oktober 2022 | 10:17 WIB
X