Situs Purbakala Goa Pawon yang Terabaikan Pemerintah

- Minggu, 10 Januari 2016 | 23:13 WIB
TERABAIKAN : Inilah pintu masuk Goa Pawon yang kondisinya memang tak terurus. (Guntur/AyoBandung.com)
TERABAIKAN : Inilah pintu masuk Goa Pawon yang kondisinya memang tak terurus. (Guntur/AyoBandung.com)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM - Goa ini sebetulnya menyimpan situs purbakala tentang Karts Citatah, sayangnya kondisi Goa yang satu ini terabaikan oleh Pemerintah daerahnya.

Adalah Goa pawon yang terletak di kawasan penambangan Karts Citatah Cipatat Kab. Bandung Barat, sebetulnya menjadi objek yang sangat cantik jika mendapat perhatian dari pemerintah.

Goa pawon yang sebetulnya bisa menjadi objek wisata yang cukup ternama karena keindahan alamnya ini, memang luput dari perhatian pemerintah.

Oleh karenanya, sekitar 1.500 masyarakat di kawasan lokasi Goa pawon, mengajak warga sekitar untuk lebih peduli terhadap keberadaan Goa pawon, dan tentunya mampu mengetuk perhatian pemerintah daerah dan juga provinsi agar lebih memperhatikan keberadaannya.

“Melalui gerak jalan ini kami berharap bisa membangun kesadaran semua pihak, bagaimana menumbuhkan perhatian terhadap Goa pawon, khususnya pemerintah,  “  ujar Ketua Gabungan Pengusaha Tambang (Gaperta) Karts Citatah, Dadang Ramon, Minggu (10/1/2016).

Dilain pihak, para pengusaha tambah di kawasan Goa pawon sebetulnya dikatakan Dadang sadar bahwa penambangan di kawasan Karts Citatah, bisa mengganggu keberlangsungan lokasi situs Gua Pawon.

"Melalui kegiatan yang sederhana ini kami minta pemerintah agar membuka mata bahwa kawasan Gua Pawon yang menjadi situs purbakala satu-satunya di Jawa Barat, ini memang sangat bagus dikembangkan. Sehingga warga disini memiliki mata pencaharian dari wisatawan bukan dari penambangan,  " ujar Dadang.

Dadang membantah jika pihaknya terus menerus mengeksploitasi penambangan kapur di kawasan karst Citatah, sehingga beberapa pihak menganggap kelestarian kawasan ini pun terancam.

" Sebab para pengusaha sudah tahu mana yang boleh ditambang dan mana yang tidak boleh ditambang. keberadaan kami disini jangan dianggap merusak Goa pawon, justu kami mendukung goa ini dilestarikan bahkan dikembangkan jadi objek wisata yang terkenal di Jawa Barat, " tuturnya.

Bentuk kepedulian pemerintah dalam mengembangkan Gua Pawon agar menjadi objek wisata yang lebih terkenal dengan memperbaiki sarana dan prasarananya. Misal, membangun tempat parkir yang memadai dan menambah tempat rekreasi seperti flying fox dan sebagainya.

"Supaya wisatawan tidak jenuh, kalau cuma hanya melihat goa kan kurang. Makanya kepada pemerintah kami meminta agar segera menambah tempat rekreasi supaya wisatawan mau balik lagi ke sini, minimal tarik investor yang berminat mengembangkan pariwisata di sini. Hari ini bisa ramai oleh pengunjung karena ada kegiatan jalan santai tapi ga tau besok-besoknya, " jelasnya.

Selain bisa mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) bagi Pemkab Bandung Barat, dikatakannya, goa yang konon manusia purba homo sapiens berusia 6.000 - 9.000 ribu tahun ditemukan itu, bisa menjadi tempat mencari mata pencaharian baru untuk masyarakat lokal dengan membuka kios dagangan dan cinderamata.

"Orang-orang sekitar Gua Pawon jadi tidak melulu cari uang dari hasil tambang kapur, namun bisa membuka dagangan kalau memang pemerintah serius mengembangkan lokasi wisata purbakala ini, " tambahnya. (guntur)

Editor: Yatti Chahyati

Tags

Terkini

X