Yamaha Aerox

Aksi Tolak Revisi UU Ketenagakerjaan

  Kamis, 22 Agustus 2019   Fira Nursyabani
  • Massa yang tergabung dalam Aliansi Buruh Jabar (ABJ) menggelar aksi damai di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (22/8/2019). Dalam aksinya, massa mendesak kepada Gubernur Jawa Barat dan DPRD Jawa Barat untuk merekomendasikan kepada Presiden RI tentang penolakan terhadap revisi Undang-Undang No. 13 Tentang Ketenagakerjaan yang dinilai merugikan kaum buruh. (Kavin Faza/ayobandung.com)
  • Massa yang tergabung dalam Aliansi Buruh Jabar (ABJ) menggelar aksi damai di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (22/8/2019). Dalam aksinya, massa mendesak kepada Gubernur Jawa Barat dan DPRD Jawa Barat untuk merekomendasikan kepada Presiden RI tentang penolakan terhadap revisi Undang-Undang No. 13 Tentang Ketenagakerjaan yang dinilai merugikan kaum buruh. (Kavin Faza/ayobandung.com)
  • Massa yang tergabung dalam Aliansi Buruh Jabar (ABJ) menggelar aksi damai di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (22/8/2019). Dalam aksinya, massa mendesak kepada Gubernur Jawa Barat dan DPRD Jawa Barat untuk merekomendasikan kepada Presiden RI tentang penolakan terhadap revisi Undang-Undang No. 13 Tentang Ketenagakerjaan yang dinilai merugikan kaum buruh. (Kavin Faza/ayobandung.com)
  • Massa yang tergabung dalam Aliansi Buruh Jabar (ABJ) menggelar aksi damai di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (22/8/2019). Dalam aksinya, massa mendesak kepada Gubernur Jawa Barat dan DPRD Jawa Barat untuk merekomendasikan kepada Presiden RI tentang penolakan terhadap revisi Undang-Undang No. 13 Tentang Ketenagakerjaan yang dinilai merugikan kaum buruh. (Kavin Faza/ayobandung.com)
  • Massa yang tergabung dalam Aliansi Buruh Jabar (ABJ) menggelar aksi damai di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (22/8/2019). Dalam aksinya, massa mendesak kepada Gubernur Jawa Barat dan DPRD Jawa Barat untuk merekomendasikan kepada Presiden RI tentang penolakan terhadap revisi Undang-Undang No. 13 Tentang Ketenagakerjaan yang dinilai merugikan kaum buruh. (Kavin Faza/ayobandung.com)
   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar