Tanda Vital Bumi Terus Menurun, Pertanda Kiamat?

- Rabu, 28 Juli 2021 | 15:18 WIB
[Ilustrasi] Selama hampir 18 bulan setelah pandemi Covid-19 mulai berpengaruh pada laju kehidupan di seluruh dunia, para ilmuwan tak bosan memberi peringatan bahwa krisis iklim masih menjadi masalah berat bagi manusia.
[Ilustrasi] Selama hampir 18 bulan setelah pandemi Covid-19 mulai berpengaruh pada laju kehidupan di seluruh dunia, para ilmuwan tak bosan memberi peringatan bahwa krisis iklim masih menjadi masalah berat bagi manusia.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Selama hampir 18 bulan setelah pandemi Covid-19 mulai berpengaruh pada laju kehidupan di seluruh dunia, para ilmuwan tak bosan memberi peringatan bahwa krisis iklim masih menjadi masalah berat bagi manusia.

Pada November 2019, lebih dari 11.000 ilmuwan menyatakan darurat iklim global.

Penelitian terbaru mengungkap, para ahli kini menunjukkan pandemi tidak bisa membalikkan keadaan planet yang memprihatinkan.

"Pelajaran utama dari Covid-19 adalah bahwa penurunan transportasi dan konsumsi besar pun tidak cukup. Sebaliknya, perubahan sistem transformasional diperlukan," tulis para ahli dalam pembaruan tersebut dikutip dari Suara.com -- jaringan Ayobandung.com.

Tim yang dipimpin oleh profesor ekologi William Ripple dan peneliti ekosistem hutan Christopher Wolf dari Oregon State University, mengutip bencana banjir, kebakaran hutan, dan gelombang panas merupakan contoh perubahan iklim.

Meskipun data menunjukkan adanya penurunan dalam perjalanan udara, produk domestik bruto dunia, dan emisi karbon dioksida akibat pandemi.

Tapi, para ahli juga menemukan rekor tingkat karbon dioksida dan metana di atmosfer, dan pengasaman laut serta hilangnya es di seluruh dunia.

Para ilmuwan menyerukan penghapusan bahan bakar fosil dan polutan udara, peralihan ke sebagian besar pola makan nabati, dan ekonomi yang lebih berkelanjutan.

"Dengan menghentikan eksploitasi habitat alami, kita dapat mengurangi risiko penularan penyakit zoonosis, melindungi stok karbon, dan melestarikan keanekaragaman hayati, semuanya pada saat yang bersamaan," kata Wolf, dikutip dari CNET, Rabu (28/7/2021).

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Terkini

5 Ciri Orang Cerdas dan Jenius, Kamu Termasuk?

Rabu, 22 September 2021 | 14:20 WIB

Ikan Gabus Membawa Banyak Uang, Harga Jual Jutaan Rupiah

Selasa, 21 September 2021 | 17:38 WIB

Supernova Diprediksi Terlihat dari Bumi di Tahun Ini

Kamis, 16 September 2021 | 15:31 WIB

Ada Ribuan Letusan Gunung Berapi Purba di Mars.

Kamis, 16 September 2021 | 13:49 WIB

20 Pilihan Panggilan Sayang Unik, Romantis, Anti Alay

Selasa, 14 September 2021 | 17:31 WIB

Kode Redeem FF 12 September 2021, Klaim Sebelum Hangus

Minggu, 12 September 2021 | 01:21 WIB
X