RESENSI BUKU: Sebuah Kisah Cinta yang Menyengsarakan

- Minggu, 4 April 2021 | 21:55 WIB
Novel Eli & Emil
Novel Eli & Emil

Judul              : Eli & Emil: Sebuah Kisah Cinta Tanpa Hujan dan Senja
Penulis           : Indradya Susanto & Dian Martosuwito
Penerbit         : EPIGRAF
Terbit             : 2021
Jumlah           : 292 halaman

MEMBACA kisah Eli & Emil mengingatkan masa-masa remaja yang penuh dengan gejolak dan segala macam problematikanya. Tawuran antarpelajar, gandrung terhadap musik, mabuk-mabukan, percintaan, bahkan nge-ganja!

Eli dan Emil, tokoh utama novel ini pun merasakan masa-masa seperti itu, kendati keduanya tak sampai nge-ganja atau mabuk-mabukan, kecuali mabuk asmara. Sebelum dua anak manusia itu bertemu di Jogya, mereka berada di kota yang berbeda: Eli di Malang; Emil di Jakarta.

Selepas SMP, Eli diminta orangtunya melanjutkan SMA di Kota Gudeg dan tinggal di rumah Budenya. Sedangkan Emil dititipkan di tempat kakek-neneknya. Mereka, Eli dan Emil pindah ke Jogya dengan satu alasan yang sama: menghindari kenakalan di lingkungan mereka.

Di Jogya, ternyata Eli dan Emil bersekolah di SMA yang sama, kendati tak satu kelas. Eli adalah kakak tingkat Emil. Awalnya, Emil tak menyangka bakal akrab dengan Eli. Alasannya satu: Eli berparas cantik, sedangkan Emil cowok biasa saja, bahkan terkesan urakan.

Cowok seperti dirinya, pikir Emil bukanlah cowok yang menjadi kriteria Eli untuk dijadikan pacar atau sekadar teman ngobrol. Namun, sangkaan Emil tak kesampaian. Buktinya, suatu hari di gerbang sekolah keduanya bertemu dan mengobrol.

Nah, itulah pertemuan pertama mereka, suatu pertemuan di satu tempat yang jauh dari kata romantis! Memang, adakah tempat romantis itu? Ada, minimal tempat itu terdapat hiasan tanda ‘love’ atau tanda-tanda lain.

Suatu waktu, Emil mendatangi rumah Bude Yanti, yang tak lain Bude-nya Eli. Itu terjadi setelah pertemuan pertama mereka di gerbang sekolah. Lelaki yang hobi baca itu datang ke sana tak lain untuk mengajar Dila, sepupu Eli les bahasa Inggris.

Bukan hanya Emil yang kaget, Eli pun terkejut saat mereka bertemu kembali di rumah Budenya. Usut punya usut, kata suami Budenya Eli, paman Emil tak lain adalah kawan dekat ayah Dila semasa kuliah.

Halaman:

Editor: Dudung Ridwan

Tags

Terkini

12 Ide Kado Natal untuk Keluarga, Simple dan Unik!

Senin, 6 Desember 2021 | 15:11 WIB

Cara Mengusir Ular dari Rumah, Antisipasi Musim Hujan

Jumat, 3 Desember 2021 | 16:08 WIB
X