Yuk, Beli Sayuran Organik di Warung Sehat 1000 Kebun

- Kamis, 5 April 2018 | 14:51 WIB
Warung Sehat 1000 Kebun. (Fathia Uqim/ayobandung)
Warung Sehat 1000 Kebun. (Fathia Uqim/ayobandung)

Tidak sembarangan Galih memilih petani yang bisa mendistribusikan hasil taninya untuk dijual di Warung Sehat 1000 Kebun. Ada tim kurasi yang mendata, memilah, dan memilih petani yang bisa menjadi mitra.

Petani yang menjadi mitra tidak semuanya telah tersertifikasi menjadi petani organik. Beberapa petani yang belum tersertifikasi namun bercocok tanam secara organik pun diterima oleh Galih. Tim kurasi yang akan turun langsung kepada petani untukmelihat prosesnya.

“Tapi kami tidak akan berani memberi label organik di sayur hasil petani belum tersertifikasi. Jadi kami katakan ini sayuran alami,” katanya.

Organik bukan perkara menanam pangan tanpa pestisida dan zat kimia lainnya. Namun, bagaimana bercocok tanam itu tidak menghasilkan residu.

“Artinya semua memiliki siklus yang baik dan tidak ada yang terbuang,” jelas Galih.

Pupuk kimia dapat membuat tanah rusak. Air pun akan tercemar dan sumber kehidupan manusia akan terganggu. Galih pun mencontohkan salah satu metode hidroponik. Petani hidroponik tidak diterima hasil sayurannya lantaran pipa-pipa yang rusak akan menghasilkan sampah baru.

“Pestisida itu kadang membuat petani tidak sadar beberapa menit akibat kandungannya yang berbahaya. Lalu sayurannya dinikmati manusia,” ujarnya

Bercocok tanam organik, lanjutnya, justru lebih murah. Menghasilkan komoditi yang sehat, tanah yang subur, dan tidak ada sampah serta pencemaran.

Warung Sehat 1000 Kebun Berbisnis Sosial

Tidak seperti mayoritas petani lainnya, Galih menerapkan sistem adil kepada petani yang menjadi mitra. Dia bercerita, petani sering dipermainkan oleh tengkulak lantaran harganya yang dipangkas habis. Sedangkan petani harus menerima lantaran belum paham.

Halaman:

Editor: Andri Ridwan Fauzi

Tags

Terkini

Penyebab Terjadinya Kiamat menurut Sains

Senin, 11 Oktober 2021 | 13:19 WIB
X