Mau Dibilang Cantik? Kamu Harus Gemuk di 10 Negara Ini

- Senin, 30 Januari 2017 | 08:47 WIB
Ilustrasi gemuk.(Boldsky)
Ilustrasi gemuk.(Boldsky)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM--Obesitas atau kegemukan telah menjadi masalah yang mengkhwatirkan di dunia ini. WHO mengatakan satu dari sembilan orang di dunia mengalami obesitas dan tren ini mengalami kenaikan hingga sekarang.

Obesitas sendiri paling dibenci kaum hawa. Sebagian besar wanita di dunia ini menganggap tubuh langsing ataupun kurus adalah tolak ukur kecantikan. Namun di sepuluh negara ini memiliki tubuh gemuk dapat melambangkan Kecantikan.

Selain itu kegemukan dapat melambangkan kesehatan, kekayaan, dan kebahagian. Berikut sepuluh negara ini yang menyebutkan cantik itu ideal dengan kegemukan:

1. Tonga
Negara pulau dengan ukuran kecil di Selatan Samudra Pasifik ini memandang kecantikan wanita dari segi ukuran tubuh. Semakin gemuk, semakin cantik. 100.000 dari total 114.000 orang dewasa di negara ini mengalami kegemukan. Menurut hasil data berbagai penelitian yang diterbitkan oleh Asosiasi Amerika Utara tentang Studi Obesitas pada 2004 menjelaskan secara genetik orang Tonga cendrung mudah gemuk dibandingkan dengan orang dari etnis lain. Anggapan memiliki tubuh gemuk adalah cantik telah turun-menurun diwariskan secara adat-istiadat.

2. Kuwait
Negara di wilayah timur tengah yang kaya akan cadangan minyak mentah ini 52% populasi wanita diatas umur 15 tahun mengalami obesitas. Hal itu membuat penyakit kardiovaskular wajar berada di pringkat pertama penyebab kematian. Menariknya negara ini menilai wanita gemuk sebagai lambang kesehatan dan kekayaan. Tren ini terus berkembang hingga sekarang akibat persepsi masyarakat yang menganggap wanita berolahraga untuk kurus adalah hal tabuh di Kuwait.

3.Fiji
Negara di Benua Pasifik ini memperkenalkan makan berkalori padat sebagai makanan bergizi bagi penduduknya. Selain itu pemberian makanan secara berlebih dianggap sebagai lambang kemakmuran. Tidak cukup sampai disitu, pendidikan yang kurang cukup mengenai risiko obesitas membuat negara ini sebagian besar penduduknya mengalami kegemukan. Namun bersyurlah menjadi wanita di Fiji, di negara ini kegemukan adalah lambang kesehatan, kekayaan, dan kesuburan.

4. Jamaika
Sekitar 65% wanita di negara ini mengalami obesitas. Studi menunjukan bahwa sebagian besar masyarakat Jamaika khususnya di daerah perkampungan, menganggap tubuh kurus adalah pertanda orang tersebut sering dilanda kesedihan sedangkan gemuk melambangkan kebahagian, kebaikan, dan harmoni sosial. Fenomena ini diperparah dengan maraknya penjualan obat penggemuk badan di kalangan remaja.

5. Samoa
Di Samoa obesitas bukanlah sesuatu yang aneh. Kekurangan makanan sejak berabad-abad lalu membuat gen orang Samoa berevolusi untuk dapat menyimpan kalori ekstra di jaringan lemak tubuh. Hal inilah yang dipercaya membuat penduduk Samoa sebagian besar mengalami kegemukan. Wanita gemuk dianggap suatu kewajaran dan bahkan keharusan untuk masuk ketegori cantik.

6. Afrika Selatan
HIV-AIDS banyak membuat penderitanya kehilangan berat badan dan menjadi kurus. Itulah sebabnya di Afrika Selatan orang kurus dianggap negatif. Negara bekas jajahan Inggris ini pun melihat wanita Inggris yang dulu menjajah mereka sebagian besar bertubuh gemuk. Karena kedua hal tersebut wanita yang gemuk di negara ini dianggap lebih sehat dan juga memiliki status finansial yang lebih baik.

7. Afganistan
Selama berabad-abad, wanita gemuk dianggap sebagai sesuatu yang luar biasa dan lambang kesuburan, bertolak belakang dengan kondisi gurun pasir yang kering dan gersang di negara ini. Wanita gemuk yang memakai burka dianggap sangat cantik di Afganistan.

8.Tahiti
Tahiti adalah negara polinesia bekas jajahan Perancis. Tahiti adalah tempat bermulanya tradisi "Ha'apori" yang berarti proses penggemukan. Dalam tradisi ini wanita sengaja digemukan dan dibawa ke kepala suku untuk melewati pemeriksaan kecantikan dan kesuburan. Dalam proses penggemukan ini wanita Tahiti biasanya akan banyak memakan makanan penuh karbohidrat dan santan kelapa.

9. Nauru
Nauru adalah negara dengan penderita diabetes terbesar di dunia sebesar 31%. Negara ini juga dipenuhi warga yang kegemukan. Wanita gemuk dianggap sebagai lambang kesuburan dan kecantikan. Saat hamil wanita Nauru dipaksa untuk gemuk. Mereka pun dipaksa gemuk saat suami mereka mendapat posisi yang lebih tinggi.

10. Mauritania
Negara di Afrika Barat ini menganggap wanita gemuk identik dengan kecantikan dan kekayaan. Wanita Mauritania sering meminum susu unta dan mengkonsumsi zat antihistamin serta steroid hewan untuk membuat nafsu makan mereka menjadi besar. Di negara ini kasus perceraian sering terjadi akibat wanita yang tidak bisa menjaga kegemukannya setelah melahirkan.(Arditya Pramono)

Editor: Adi Ginanjar Maulana

Tags

Terkini

Supernova Diprediksi Terlihat dari Bumi di Tahun Ini

Kamis, 16 September 2021 | 15:31 WIB

Ada Ribuan Letusan Gunung Berapi Purba di Mars.

Kamis, 16 September 2021 | 13:49 WIB

20 Pilihan Panggilan Sayang Unik, Romantis, Anti Alay

Selasa, 14 September 2021 | 17:31 WIB

Kode Redeem FF 12 September 2021, Klaim Sebelum Hangus

Minggu, 12 September 2021 | 01:21 WIB

4 Cara Sukses di Usia Muda yang Ternyata Gampang

Rabu, 8 September 2021 | 15:16 WIB
X