Fakta Yahya Waloni, Mantan Pendeta Terseret Kasus Penistaan Agama Kristen

- Jumat, 27 Agustus 2021 | 07:54 WIB
Yahya Waloni ditangkap karena penodaan agama Kristen. (YouTube)
Yahya Waloni ditangkap karena penodaan agama Kristen. (YouTube)

Dia pernah menetap di Sorong sejak 1997-2004 dan pindah ke Balikpapan. Di sana, dia menjadi dosen di Universitas Balikpapan (Uniba) sampai 2006. Pada 2006, Yahya Waloni pindah ke Kota Cengkeh, Tolitoli. Di Tolitoli, dia mendapatkan bimbingan dari Ketau Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Baca Juga: Abu Janda Viral Lagi, Ini 3 Ungkapannya yang Pernah Dianggap Menghina Islam

Memeluk Agama Islam

Berdasarkan penuturannya, Yahya Waloni bersama istrinya memeluk Islam secara sah pada Rabu, 11 Oktober 2006, Pukul 12.00 Wita melalui tuntutan Sekretaris Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (NU) Tolitoli, Komarudin Sofa.

Setelah memeluk Islam, nama Yahya Yopi Waloni diganti menjadi Muhammad Yahya. Nama istrinya Lusiana diganti menjadi Mutmainnah. Nama anak-anaknya pun ikut diganti, Silviana diganti menjadi Nur Hidayah, Sarah menjadi Siti Sarah, dan Zakaria tetap menggunakan nama tersebut.

 

 

Ditangkap Bareskrim Polri karena Penistaan Agama Kristen

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber atau Dit Tipidsiber Bareskrim Polri menangkap pendakwah kontroversial, Yahya Waloni. Dia ditangkap atas kasus dugaan ujaran kebencian berdasar SARA atau penistaan agama Kristen.

"Terkait kasus ujaran kebencian berdasarkan SARA," kata Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono, saat dikonfirmasi, Kamis, 26 Agustus 2021.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Sumber: Suara.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polisi Selidiki Aktor Bentrokan Double O Sorong

Selasa, 25 Januari 2022 | 17:54 WIB

19 Orang Meninggal dalam Bentrok di Double O Sorong

Selasa, 25 Januari 2022 | 16:53 WIB

Sekolah Induk Jadi Prioritas di PPPK Tahap 3?

Selasa, 25 Januari 2022 | 11:00 WIB
X