Ini Konsekuensi Jika Penerima Kartu Prakerja Gelombang 18 Tak Segera Beli Pelatihan

- Rabu, 25 Agustus 2021 | 11:53 WIB
ilustrasi -- Kartu Prakerja (Republika)
ilustrasi -- Kartu Prakerja (Republika)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Penerima Kartu Prakerja gelombang 18 tengah menanti saldo pelatihan masuk ke dashboard masing-masing. Mereka bisa membeli pelatihan dari uang insentif sebesar Rp 1 juta yang tertera di dashboard prakerja.go.id.

Setelah saldo tersebut masuk, penerima Kartu Prakerja gelombang 18 wajib untuk segera membeli pelatihan pertama. Pembelian pelatihan pertama tidak boleh lebih dari 30 hari setelah resmi mendapatkan nomor kepesertaan dan insentif yang masuk di dashboard.

Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Permenko) Nomor 11 Tahun 2020, bahwa setiap penerima Kartu Prakerja memiliki waktu 30 hari untuk membeli pelatihan pertama sejak tercatat menjadi peserta Kartu Prakerja.

Baca Juga: Manfaat Mandi Air Panas Usir Diabetes, Mitos atau Fakta?

Apabila lewat dari batas tersebut dan penerima belum membeli pelatihan pertama, maka kepesertaan penerima Kartu Prakerja gelombang 17 akan dicabut dan dimasukkan ke dalam daftar hitam, sehingga nantinya mereka tidak diperkenankan untuk menjadi penerima atau mendaftar di gelombang berikutnya.

Cara Membeli Pelatihan Kartu Prakerja

Lantas bagaimana cara untuk membeli pelatihan pertama dan mengamankan insentif agar tidak hangus? Berikut Ayojakarta merangkum tata cara membeli pelatihan:

1. Pilih salah satu dari 7 platform yang ada di dashboard Kartu Prakerja, baik sesuai skill maupun minat

2. Anda akan diarahkan ke laman baru dan tata cara membeli pelatihan dengan kategori ‘Kartu Prakerja

3. Jika sudah memilih program pelatihan, klik tombol ‘Beli’

Halaman:

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Harga Minyak Goreng 1 Liter Rp 14.000 Hanya Sehari?

Rabu, 19 Januari 2022 | 13:53 WIB

Kemendikbud Ungkap Jadwal Pemberkasan PPPK Tahap 2

Rabu, 19 Januari 2022 | 13:05 WIB
X