Cianjur PPKM Level 4, Bupati Tidak Terima Keputusan Pemerintah Pusat

- Selasa, 24 Agustus 2021 | 20:58 WIB
[Ilustrasi] Pemerintah Kabupaten Cianjur tidak terima dimasukkan dalam kategori PPKM Level 4, lantaran kenyataannya tidak seperti itu.  (Ayobandung.com/Muhammad Ikhsan)
[Ilustrasi] Pemerintah Kabupaten Cianjur tidak terima dimasukkan dalam kategori PPKM Level 4, lantaran kenyataannya tidak seperti itu. (Ayobandung.com/Muhammad Ikhsan)

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM — Pemerintah Kabupaten Cianjur tidak terima dimasukkan dalam kategori PPKM Level 4, lantaran kenyataannya tidak seperti itu. 

Berdasarkan rapat kordinasi bersama Forkopimda, hasil evaluasi data menyatakan, Bed Occupancy Rate (BOR) sudah menurun, kasus aktif menurun, dan pasien isolasi mandiri sudah berkurang.

“Kondisi saat ini sebenarnya bukan level 4, malah bisa dkategorikam level dua. Bahkan, zona RT/RW 98 persen hijau,” kata Bupati Cianjur, H. Herman Suherman, pada Ayobandung.com, Selasa, 24 Agustus 2021.

Lantas, kenapa Cianjur malah masuk kategori PPKM Level 4? Herman mengungkapkan, ada kelalaian petugas data.

Pihaknya mengirimkan data ke dua aplikasi yaitu Pikobar yang dipegang Pemprov Jabar dan Nars yang dipegang pemerintah pusat.

“Namun, saat cleansing data akur-akuran kena gejlok. Seperti, data yang sembuh dilaporkan di Nars tapi di Pikobar tidak dilaporkan, akhirnya di data yang disebutkan banyak yang sakit padahal sudah banyak yang sembuh,” tuturnya.

Meski begitu, Herman menegaskan, situasi ini tidak akan berlangsung lama. Minggu depan, Cianjur akan kembali ke level 3 hingga level 2.

“Bersabar saja, data terbaru selesai dalam sehari atau dua hari, namun  tetap setiap minggu pembaharuannya,” tandasnya.

PPKM Diperpanjang, Jokowi Sebut Kita Belum Tiba di Akhir Pandemi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui, kasus Covid-19 di Indonesia sudah mengalami perbaikan. Hal tersebut terlihat dari tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit yang semakin menurun.

"Tingkat keterisian tempat tidur di rumah-rumah sakit kian menurun, penghuni tempat-tempat isolasi mandiri semakin berkurang," ujar Jokowi di akun resmi Instagramnya, Selasa, 24 Agustus 2021, dilansir dari Republika.co.id.

Namun ia menegaskan pandemi Covid-19 belum berakhir. Hingga saat ini virus Corona masih menjadi ancaman yang harus diwaspadai.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ketua PWI Jabar Hadiri Konferensi Wilayah PWI Karawang

Sabtu, 27 November 2021 | 18:34 WIB

72 Kepala Sekolah SMP Cianjur Dirotasi

Jumat, 26 November 2021 | 12:29 WIB

Buruh Cianjur Lumpuhkan Jalan Raya Bandung

Selasa, 23 November 2021 | 11:35 WIB

Adakah WNA di Cianjur Bermasalah? Ini Kata Imigrasi

Senin, 22 November 2021 | 19:57 WIB
X