Rahasia Ilmiah Kucing, Bisa Selamat Jatuh dari Ketinggian Tanpa Cedera

- Kamis, 19 Agustus 2021 | 17:29 WIB
Jika terjatuh pun si kucing tetap berjalan dengan santainya seolah tidak terjadi apa-apa, sedangkan manusia yang melihatnya mendadak panik. (Pixabay/Kessa)
Jika terjatuh pun si kucing tetap berjalan dengan santainya seolah tidak terjadi apa-apa, sedangkan manusia yang melihatnya mendadak panik. (Pixabay/Kessa)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM – Tidak aneh rasanya melihat kucing sedang beristirahat dengan tenang dan damai di atas genteng atau pohon.

Jika terjatuh pun si kucing tetap berjalan dengan santainya seolah tidak terjadi apa-apa, sedangkan manusia yang melihatnya mendadak panik dan khawatir dengan si kucing. Apakah benar kucing punya 9 nyawa? Tidak, pastinya.

Bukan karena hal gaib, fenomena ini bisa dijelaskan secara ilmiah. Menyadur penjelasan video youtube Kok Bisa? secara biologis kucing merupakan hewan yang dirancang untuk hidup dari pohon ke pohon atau arboreal.

Tubuh kucing memiliki sama seperti hewan arboreal lainnya, seperti ular, monyet, atau tupai, kucing memiliki insting alami untuk membentuk pertahanan diri saat terjatuh dari ketinggian.

Baca Juga: Begini Asal-usul dan Cara Rayakan Hari Kucing Sedunia

Dari sisi fisiologis, kucing mempunyai tubuh yang lentur, sehingga ketika terjatuh kucing dapat mengembangkan kaki dan ekor mereka seperti parasut.

Uniknya, dalam posisi apa pun saat terjatuh, kucing bisa mengubah arah dan memposisikan tubuhnya untuk mendarat. Memiliki tubuh lebar dengan bobot yang ringan menguntungkan kucing agar dapat terjatuh dengan kecepatan lebih rendah dibanding manusia.

Layaknya terjun payung, saat mendarat kucing mengandalkan kekenyalan otot kaki mereka yang kuat dan lentur sehingga kucing bisa mendarat dengan selamat.

Jika diperhatikan, bentuk kaki kucing lebih miring daripada kaki manusia, jadi saat mendarat kucing lebih mudah menekuk kakinya saat terjatuh.  Berbeda dengan manusia atau kuda yang mempunyai otot yang kaku, kekenyalan otot pada kaki kucing membantu mengurangi risiko cedera patah tulang saat mendarat.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Penyebab Terjadinya Kiamat menurut Sains

Senin, 11 Oktober 2021 | 13:19 WIB
X