Kartu Prakerja Gelombang 18 Dibuka, Intip Tips Lolos Verifikasi KTP

- Selasa, 17 Agustus 2021 | 07:27 WIB
Situs resmi Kartu Prakerja. (dok. Prakerja)
Situs resmi Kartu Prakerja. (dok. Prakerja)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah resmi membuka pendaftaran Program Kartu Prakerja gelombang 18 pada Senin, 16 Agustus 2021, malam. Anda diharuskan lolos verifikasi KTP.

Head of Communications Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja, Louisa Tuhatu dalam keterangannya, Senin, 16 Agustus 2021, menjelaskan, Kartu Pekerja gelombang 18 merupakan gelombang pertama yang menggunakan alokasi anggaran semester II 2021 yang ditetapkan sebesar Rp10 triliun.

Pola dan skema pelaksanaan program Kartu Prakerja gelombang 18 di semester kedua tahun ini, lanjutnya, akan sama dengan pola dan skema di semester I 2021.

Meski demikian, Louisa tidak menjelaskan secara detail terkait dengan kuota dan kapan pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 18 akan ditutup. "Kuota dan penutupan pendaftaran akan segera kami umumkan," ujarnya.

Para peserta yang sudah mendaftar akun prakerja bisa segera untuk mengupdate data diri, mulai dari Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan nomor Kartu Keluarga (KK).

Berikut cara update Kartu Prakerja gelombang 18, dilaporkan Ayojakarta.com:

  1. Buka www.prakerja.go.id pada browser handphone atau komputer kamu
  2. Siapkan nomor KK serta NIK KTP kamu
  3. Masukkan data diri dan ikuti petunjuk pada layar
  4. Siapkan kertas dan alat tulis untuk mengikuti Tes Motivasi dan Kemampuan Dasar secara online
  5. Klik “Gabung” pada gelombang 18 yang sedang dibuka
  6. Tunggu pengumuman kelulusan, bagi yang lolos seleksi helombang 18 akan dapat pemberitahuan melalui SMS

Peserta dalam mengisi foto KTP tidak bisa melalui via file browser (file galeri), melainkan harus di foto secara langsung dengan ketentuan di bawah ini agar verifikasi e-KTP bisa diterima oleh pihak Kartu Prakerja:

  1. e-KTP asli
  2. e-KTP atas nama kamu, bukan orang lain
  3. Tidak blur atau buram
  4. Cahaya cukup terang
  5. e-KTP tidak rusak
  6. Foto e-KTP tidak terpotong
  7. Foto tidak menggunakan flash

Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani mengungkapkan Pemerintah akan menambah anggaran untuk program Kartu Pekerja sebesar Rp10 triliun.

Menurut Sri Mulyani, hal ini dilakukan karena hasil survei menunjukkan jika program Kartu Prakerja terbukti cukup membantu para pencari kerja atau yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) selama pandemi Covid-19.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X