Mahasiswa UI Hasya Bebas dari Tersangka, Purnawirawan Polri Siap Dipenjara? Keluarga Tegas Inginkan Ini

- Selasa, 7 Februari 2023 | 12:21 WIB
Ibunda Hasya Atallah, mahasiswa UI yang ditetapkan tersangka usai meninggal duni lantaran terlibat kecelakaan dengan seorang purnawirawan Polri. (Suara.com/Yaumal)
Ibunda Hasya Atallah, mahasiswa UI yang ditetapkan tersangka usai meninggal duni lantaran terlibat kecelakaan dengan seorang purnawirawan Polri. (Suara.com/Yaumal)

AYOBANDUNG.COM - Muhammad Hasya Atallah (18), Mahasiswa UI yang menjadi korban kecelakaan dengan seorang Purnawirawan Polri, Eko Setia Budi Wahono akhirnya dibebaskan dari statusnya sebagai tersangka.

Keluarga Mahasiswa UI Hasya mengaku lega, akhirnya jasad putranya bisa tenang lantaran status tersangka yang tiba-tiba dijatuhkan kepadanya atas ulah Purnawirawan Polri Eko resmi dicabut kepolisian.

Mahasiswi UI Hasya kini tak lagi menjadi tersangka, benarkah sang Purnawirawan Polri yang justru akan dipenjara karena dianggap lalai?

Baca Juga: Tugas Serta Tanggung Jawab Panwaslu Kelurahan Desa, Lengkap dengan Info Wewenang PKD Pemilu 2024

Diketahui, Hasya merupakan seorang Mahasiswa UI yang meninggal dunia usai terlibat kecelakaan dengan seorang Purnawirawan Polri, AKBP (Purn) Eko Setia Budi Wahono.

Kini resmi mencabut status tersangka Hasya, Polda Metro Jaya akhirnya meminta maaf.

Polda Metro Jaya mengakui adanya kekeliruan dengan ditetapkannya Hasya, yang telah meninggal dunia menjadi tersangka dalam kecelakaan tersebut.

Keterangan mengenai hal tersebut diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko.

Baca Juga: Lowongan Kerja BUMN Virama Karya, Link Daftar Loker Tutup 10 Februari 2023

Menurut Trunoyudo, dalam penetapan tersangka yang sebelumnya dijatuhkan kepada Hasya, ditemukan adanya ketidaksesuaian administrasi prosedur dalam proses penyelidikan.

Menurut dia, hal itu adalah temuan dari tim asistensi dan evaluasi yang dibentuk oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran.

"Menemukan bahwa terdapat beberapa ketidaksesuaian administrasi prosedur sebagaimana yang diatur dalam Peraturan Kapolri Nomor 6 Tahun 2019 tentang Penyidikan Tindak Pidana terkait proses penetapan status dan tahapan lainnya terhadap perkara tersebut," ujar Trunoyudo kepada awak media, Senin (6/2/2023), dilansir Suara.com.

Ia pun atas nama Polda Metro Jaya menyampaikan permohonan maaf.

Baca Juga: Sebut Nggak Punya Anak Bikin Awet Muda, Gitasav Lagi-lagi Gegerkan Publik

Halaman:

Editor: Laila Zakiyya Khairunnisa

Sumber: Suara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X