Update Covid-19 Jabar 4 Agustus 2021: 618.438 Kasus

- Rabu, 4 Agustus 2021 | 10:40 WIB
Petugas kesehatan mengevakuasi jenazah Covid-19 di Sarijadi, Kota Bandung, Jumat 25 Juni 2021. Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menyebutka dua wilayah di Jabar yakni Kota dan Kabupaten Bandung merupakan zona merah atau resiko tinggi Covid-19.  Melansir data dari pikobar.jabarprov.go.id per 25 Juni  2021, jumlah keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Ratio (BOR) Jabar sebesar 89.87 persen dengan jumlah BOR di Kota Bandung mencapai 90.84 persen, jumlah tersebut melampaui batas aman BOR yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebesar 60 hingga 80 Persen.
Petugas kesehatan mengevakuasi jenazah Covid-19 di Sarijadi, Kota Bandung, Jumat 25 Juni 2021. Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menyebutka dua wilayah di Jabar yakni Kota dan Kabupaten Bandung merupakan zona merah atau resiko tinggi Covid-19. Melansir data dari pikobar.jabarprov.go.id per 25 Juni 2021, jumlah keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Ratio (BOR) Jabar sebesar 89.87 persen dengan jumlah BOR di Kota Bandung mencapai 90.84 persen, jumlah tersebut melampaui batas aman BOR yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebesar 60 hingga 80 Persen.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Kasus Covid-19 di Jawa Barat (Jabar) sebanyak 618.438 kasus setelah bertambah 4.301 kasus pada Rabu, 4 Agustus 2021.

Berdasarkan laman Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jabar atau Pikobar, Rabu, 4 Agustus 2021, kasus terbanyak masih ditempati Kota Depok dengan 28.171 kasus positif aktif.

Wilayah dengan jumlah kasus terendah menurut Pikobar adalah Kabupaten Pangandaran dengan 405 kasus positif aktif.

Di Jabar, saat ini masih ada 118.075 pasien Covid-19 yang masih dalam perawatan. Sementara 490.545 sembuh dan 9.818 meninggal.

10 Daerah Kasus Covid-19 Tertinggi

Berikut 10 daerah dengan kasus positif aktif Covid-19 terbanyak di Jabar pada Selasa, 3 Agustus 2021:

- Kota Depok 28.171 kasus positif aktif
- Kota Bekasi 22.825 kasus
- Kota Bandung 13.356 kasus
- Kabupaten Bogor 6.672 kasus
- Kabupaten Bekasi 6.157 kasus
- Kabupaten Cirebon 5.917 kasus
- Kabupaten Bandung 5.016 kasus
- Kota Bogor 4.227 kasus
- Kabupaten Garut 2.778 kasus
- Kabupaten Sukabumi 2.427 kasus

Kasus positif aktif adalah kasus positif Covid-19 terkonfirmasi yang saat ini sedang menjalani perawatan berupa isolasi. Isolasi bisa dilakukan di rumah sakit, hotel, atau juga rumah. Kasus positif aktif berakhir ketika pasien dinyatakan sembuh atau meninggal dunia.

Jumlah kasus positif aktif, sebagaimana juga jumlah kasus lain terkait pandemi Covid-19, merupakan data yang bersifat dinamis. Perubahan terjadi setiap hari sesuai dengan tindakan penanganan yang dilakukan di lapangan.

Saat ini hanya ada 15 zona oranye di Jawa Barat. Di antaranya Kabupaten Cianjur, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Garut, Kota Banjar, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Subang, Kabupaten Karawang, Kabupaten Pangandaran, Kota Sukabumi, dan Kota Cimahi. Sementara kabupaten/kota sisanya masuk dalam kategori zona merah atau risiko tinggi.

Halaman:

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Terkini

Pemerintah Pusat Didorong Segera Bangun Jalur Puncak 2

Senin, 20 September 2021 | 09:50 WIB

36 Tahun Terus Macet, Bogor-Cianjur Butuh Jalur Puncak 2

Sabtu, 18 September 2021 | 13:28 WIB

Kaum Disabilitas Cianjur Terima Bantuan Kemensos

Jumat, 17 September 2021 | 21:37 WIB

Pejabat Disdikbud Cianjur Datangi Gedung KPK, Ada Apa?

Jumat, 17 September 2021 | 17:09 WIB

Teks Amanat Galunggung dan Maknanya yang Harus Dijaga

Jumat, 17 September 2021 | 15:53 WIB
X