Kucuran Rp10 Triliun untuk BSU & Kartu Prakerja, Ini Rinciannya

- Kamis, 22 Juli 2021 | 10:43 WIB
Ilustrasi -- BLT BPJS Ketenagakerjaan.
Ilustrasi -- BLT BPJS Ketenagakerjaan.

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Menteri Ketengakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah telah berkomunikasi dengan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani untuk menambah anggaran bantuan subsidi upah (BSU) dan program Kartu Prakerja sebesar Rp10 triliun.

BSU dan bantuan dari program Kartu Prakerja akan dikucurkan untuk membantu di sektor pekerja yang terkena dampak PPKM.

"Kami tadi sudah bahas dengan Ibu Menaker, akan ada dari Rp 10 triliun anggaran yang kita tambah untuk pekerja ini, akan ditujukan bagi 8,8 juta pekerja," jelas Sri Mulyani dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Rabu, 21 Juli 2021, mengutip Republika.co.id.

Rincian Bantuan

Sri Mulyani merinci sebanyak Rp10 triliun akan dialokasikan untuk BSU senilai Rp 8,8 triliun dan tambahan dana pelatihan Kartu Prakerja senilai Rp1,2 triliun.

Dengan demikian, dana tambahan untuk perlindungan pekerja yang semula diperuntukkan khusus bagi program Prakerja, kini juga dipakai dalam program BSU.

Namun, menurut dia, keduanya memiliki fungsi yang berbeda. BSU digunakan untuk pekerja yang dirumahkan dan atau dipotong jam kerjanya.

Kartu Prakerja

Sedangkan Kartu Prakerja diperuntukkan bagi pekerja yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Melalui pemberian insentif upah tersebut, Sri Mulyani mengharapkan pelaku usaha tidak perlu sampai melakukan PHK terhadap karyawan.

Bantuan Subsidi Upah (BSU)

Menurut rencana, pekerja yang akan mendapat BSU ini merupakan pekerja dengan upah bulanan tidak sampai Rp 3,5 juta.

Halaman:

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Terkini

Cara Mudah Tukar Kode Voucher Pelatihan Kartu Prakerja

Minggu, 26 September 2021 | 21:55 WIB

Aplikasi Pedulilindungi Mau Jadi Alat Pembayaran?

Minggu, 26 September 2021 | 16:46 WIB

Kapan Kartu Prakerja Gelombang 22 Dibuka? Ini Jawabannya

Kamis, 23 September 2021 | 10:59 WIB
X