Jokowi Sentil Kader Posyandu Usai Video Bayi Diberi Kopi Viral

- Rabu, 25 Januari 2023 | 18:05 WIB
Presiden Jokowi beri tugas baru untuk PNS dan PPPK mengenai Indikator Kinerja  (Sekretariat negara )
Presiden Jokowi beri tugas baru untuk PNS dan PPPK mengenai Indikator Kinerja (Sekretariat negara )

AYOBANDUNG--- Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum lama ini mengutarakan keprihatinannya saat membuka acara Rakornas Banggakencana dan Penurunan Stunting di Auditorium BKKBN, Jakarta Timur.

Pada sambutannya itu, Presiden Jokowi mengaku ikut sedih dan prihatin dengan kasus viral seorang ibu yang memberikan bayinya kopi susu saset.

Presiden Jokowi menghimbau para orang tua untuk memberikan makanan dengan gizi tepat agar tumbuh kembang anak tidak terhambat dan menjadi sumber daya manusia unggul kelak di masa depan.

Melalui pidatonya itu, Presiden Jokowi menegaskan pentingnya penyuluhan untuk para ibu agar bisa memberikan gizi tepat terhadap tumbuh kembang anak-anak mereka.

Baca Juga: Asyik! Bansos Tetap Ada Meski PPKM Telah Resmi Dicabut, Begini Kata Presiden Jokowi

"Bayi baru tujuh bulan diberi kopi susu saset oleh ibunya. Karena yang dibayangan ini adalah susu. Gitu lo, anaknya mau diberi susu. Hati-hati mengenai hal ini," ungkap Presiden Jokowi.

Selain itu, Presiden Joko Widodo diduga sempat mengungkapkan pesan sindiran yang ditujukan kepada kader Posyandu dan BKKBN terkait peristiwa viral ibu beri bayi tujuh bulan kopi susu itu.

Presiden Joko Widodo mempertanyakan kinerja dari kader posyandu dan BKKBN yang dinilai terlambat untuk menanggapi kasus itu.

Mirisnya, pihak yang terlebih dahulu mendatangi orang tua bayi malang itu, justru malah pihak kepolisian setempat.

"Anak (itu) ginjal, jantungnya belum kuat. Sehingga yang saya baca, polisi menemui orang tua bayi. Tapi seharusnya yang benar mestinya kader posyandu, kader dari BKKBN yang datang ke sana, bukan Karena kecepatan Kapolri mungkin, karena reaksi Kapolri cepat maka datang lebih cepat dari kader," ungkapnya.

Baca Juga: Alasan Ferdy Sambo Cabut Gugatan ke Presiden Jokowi dan Listyo Sigit Ternyata karena Kecintaanya pada Polri

Cuplikan video Presiden Joko Widodo sindir kinerja kader posyandu dan BKKBN tersebut menjadi viral usai diunggah kembali oleh akun Instagram gosip @rumpi_gosip beberapa waktu yang lalu.

Tidak sedikit publik yang memberikan berbagai berkomentar, ada pula warganet setuju dengan pendapat Presiden Joko Widodo tentang pentingnya mengedukasi orang tua untuk kebaikan tumbuh kembang anak.

"Ibunya harus dikasih edukasi ini, harus ada program baru dari pemerintah untuk orang tua pencetak generasi sehat, biar paham lah, zaman sekarang jangan disamain zaman dulu," ungkap salah seorang warganet.

"Orangnya menurut saya juga harus ditindak pak, kalau dikasihani teris ya nggak ada efek jera. Bukan berarti pegawai pemerintahannya yang salah mengedukasi. Ujung-ujungnya semua kembali ke niat individu masing-masing," ungkap warganet lain.

Baca Juga: Ferdy Sambo Gugat Presiden Jokowi dan Kapolri soal PTDH Agar Lepas Jeratan? Netizen: Kok Baru Sekarang?

"Mantap Pak Jokowi, kader posyandu ayo bergerak," timpal warganet lainnya.

Diketahui dari video TikTok yang pertama kali diunggah oleh akun @kayess9, terlihat seorang ibu memberikan bayi berusia 7 bulannya kopi saset.

Sang ibu terlihat percaya diri memperlihatkan dirinya sedang membuat kopi saset. Dalam video, sang ibu juga tampak merobek kemasan, menuangkan bubuk kopi dan menyeduhnya.

Usai merapihkan posisi duduk buah hatinya, sang ibu langsung menyuapi kopi yang sudah diseduhnya tadi untuk bayinya.

Baca Juga: Awas, Kebanyakan Makan Makanan Manis Tingkatkan Risiko Asma pada Bayi

Secara blak-blakan, ibu tersebut mengungkapkan bahwa kopi yang ia berikan kepada bayinya memengaruhi BAB sang buah hati.

Jika biasanya bayinya BAB 10 kali sehari, ibu ini mengaku setelah rutin mengonsumsi kopi saset, anaknya kini bisa buang air besar sebanyak 9 kali per hari.

Ibu ini beranggapan bahwa kopi saset yang diberikan memiliki kandungan susu lebih baik dari susu kental manis biasa.

Menurutnya, susu kental manis yang dijual di pasaran justru sama sekali tak mengandung susu.

"Bayi minum kopi G***** kan ada susunya daripada dikasih susu F***** katanya nggak ada susunya," ungkap ibu dalam video viral itu.

"Kemarin-kemarin bayi BAB 10 kali sehari, alhamdulillah semenjak minum kopi susu sekarang dia BAB 9 kali sehari," imbuhnya.

Hal ini tentu saja membuat publik miris, terlebih ternyata sang ibu juga sering membagikan video parenting yang dinilai warganet menyalahi aturan dan berpotensi mengganggu kesehatan serta pertumbuhan bayi.

Tak hanya kopi susu, usut punya usut, ibu tersebut ternyata pernah memberikan bayinya yang berusia tujuh bulan nasi ayam pedas.

Bahkan, ibu tersebut mengaku sudah memberikan asupan susu kental manis untuk buah hatinya sejak usia 4 bulan.

Editor: Arendya Nariswari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X