Merasa Tak Ada Ruang Pembelaan, Ferdy Sambo: Seolah Saya Penjahat Terbesar Sepanjang Sejarah Manusia

- Rabu, 25 Januari 2023 | 08:52 WIB
Lewat Pleidoi,  Ferdy Sambo merasa tak ada ruang untuk pembelaan dan ia merasa mendapat tuduhan yang tak berdasar. (YouTube KOMPASTV)
Lewat Pleidoi, Ferdy Sambo merasa tak ada ruang untuk pembelaan dan ia merasa mendapat tuduhan yang tak berdasar. (YouTube KOMPASTV)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Sidang kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua atau Brigadir J telah mencapai babak baru yakni pembacaan nota pembelaan diri (pledoi) oleh 5 terdakwa, di antaranya Ferdy Sambo pada Selasa (24/1/2022) lalu.

Ferdy Sambo telah dituntut pidana penjara seumur hidup oleh Jaksa namun apakah dengan pledoi yang dibacakannya, hukuman Ferdy Sambo bisa lebih ringan?

Sebenarnya Mantan Kadiv Propam Polri ini mengaku pasrah dituntut seumur hidup oleh jaksa penuntut umum (JPU).

Baca Juga: Putri Candrawati Sidang Pledoi Hari Ini, Apapun Pembelaannya Cuma Simalakama

Ferdy Sambo bahkan sebelumnya memberi judul pledoinya yakni 'Pembelaan yang Sia-sia'.

Alasan di balik pembuatan judul tersebut, ia mengaku bahwa selama menjalani persidangan, hinaan dan cacian kerap dilontarkan publik.

"Nota Pembelaan ini, awalnya hendak saya beri judul 'Pembelaan yang Sia-sia', karena di tengah hinaan, caci-maki, olok-olok serta tekanan luar biasa dari semua pihak," kata Ferdy Sambo.

Suami dari Putri Candrawati ini mengaku bahwa selama proses persidangan berjalan ia kerap mendapat tuduhan yang tidak berdasar, padahal belum terbukti bersalah.

Baca Juga: Link Nonton The Last of Us Episode 2, Virus Zombie Kota Jakarta dan Christine Hakim yang Memukau!

Halaman:

Editor: Ekarista Rahmawati Putri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X