Warga Korban Gempa Cianjur Bingung karena Dana Huntara Ditunda

- Senin, 23 Januari 2023 | 19:51 WIB
Posko gempa Cianjur (AyoBandung/Muhammad Ikhsan)
Posko gempa Cianjur (AyoBandung/Muhammad Ikhsan)



CIANJUR, AYOBANDUNG.COM — Warga terdampak bencana gempa Cianjur kebingungan dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Cianjur yang menunda bantuan hunian sementara (huntara) sebesar Rp1 juta, padahal sangat mereka butuhkan.

Alasan penundaan bantuan dana huntara yang bersumber dari donasi gempa ini karena tumpang tindih dengan bantuan yang sama dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebesar Rp500 ribu.

“Bingung saja lah, pemerintah yang ngomong, pemerintah juga yang menunda bantuan huntara,” terang Sandi pada ayobandung.com, 23 Januari 2023.

Seharusnya, ungkap Sandi, Bupati Cianjur H Herman Suherman turun ke lapangan dan lihat yang kesusahan warga korban gempa di posko pengungsian.

Baca Juga: Menjadi Pemain Barongsay untuk Keberagaman dan Olah Raga

Masih banyak warga yang tinggal di tenda-tenda pengungsian. Mereka sangat sengsara selama hidup di posko.

“Seharusnya jangan ditunda, masa bantuan yang kecil kalah sama yang besar. Kalau berbarengan juga tidak masalah, asal tepat sasaran,” tegasnya.

Korban bencana gempa Cianjur yang rumahnya rusak berat harus gigit jari, menyusul kebijakan Pemerintah Kabupaten Cianjur menunda bantuan dana hunian sementara Rp1 juta per kepala keluarga.

Informasi yang dihimpun, bantuan dana hunian sementara bagi warga terdampak rumah rusak berat sebesar Rp1 juta per kepala keluarga bersumber dari uang donasi bencana gempa yang diterima Pemkab Cianjur.

Total anggaran yang akan digelontorkan sebesar Rp14,6 miliar, namun ditunda karena berbenturan dengan bantuan dana yang peruntukannya sama dikeluarkan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebesar Rp500 ribu per kepala keluarga.

Halaman:

Editor: Dudung Ridwan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X