Banjir Bandang Disertai Lumpur Hantam Kecamatan Cimanggung Sumedang, Ratusan Warga Mengungsi

- Sabtu, 17 Desember 2022 | 21:44 WIB
Banjir Bandang Disertai Lumpur Hantam Kecamatan Cimanggung Sumedang, Ratusan Warga Mengungsi
Banjir Bandang Disertai Lumpur Hantam Kecamatan Cimanggung Sumedang, Ratusan Warga Mengungsi

CIMANGGUNG, AYOBANDUNG.COM-- Ratusan warga di Dusun Cisurupan dan Dusun Naringgul, Desa Sawahdadap, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang terpaksa harus diungsikan akibat adanya banjir disertai lumpur yang menerjang pemukimannya, Sabtu, 17 Desember 2022 sore.

Berdasarkan keterangan warga di lokasi, banjir disertai lumpur yang terjadi diduga akibat adanya longsor dari Bukit Gunung Geulis. Karena pemukiman berada di kaki Gunung Geulis dan dikhawatirkan terjadi banjir susulan, ratusan sehingga terpaksa harus diungsikan.

Kepala Desa Sawahdadap Suganda mengatakan, peristiwa banjir disertai lumpur awlanya terjadi sekitar pukul 14.37 WIB.

Baca Juga: Wujudkan Suporter Dewasa dan Berbadan Hukum, Eko Maung Resmikan Bobotoh Club

"Awalnya saya menerima informasi dari perangkat desa ada satu rumah di Dusun Cihandarusan yang tergerus oleh banjir, lalu tidak lama berselang ada laporan kembali dari Dusun Cisurupan bahwa di sana ada tebing yang longsor," ungkap Suganda saat dikonfirmasi, Sabtu, 17 Desember 2022.

Segera setelah mengetahui informasi banjir disertai lumpur, ia bergegas untuk meninjau langsung lokasi yang berada di Dusun Cisurupan. Tak lama tiba di lokasi untuk melakukan pengecekan, banjir disertai lumpur pun kembali menerjang ke arahnya atau ke Dusun Cisurupan.

"Jadi saat saya lagi mengecek ke lokasi tiba-tiba ada warga yang teriak untuk menjauh dari lokasi, dan pas saya lihat ke atas benar saja, di atas bukit terlihat air disertai lumpur dengan membawa pepohonan bergerak ke arah pemukiman," ungkapnya.

Menurut keterangannya, air meluber ke pemukiman warga akibat banyaknya batang pepohonan yang turut terseret arus saat banjir menerjang.

Baca Juga: Banjir Abadi di Kawasan Gedebage, Salah Hujan atau Strategi Penanganan?

"Belum ada data yang pasti berapa rumah yang terdampak tapi sejauh ini yang tercatat sudah ada 8 rumah," terangnya.

Suganda memaparkan, lantaran dikhawatirkan terjadi banjir susulan maka untuk sementara ratusan warga di kedua dusun, yakni Cisurupan dan Naringgul terpaksa diungsikan ke tempat yang aman.

"Untuk warga Cisurupan yang diungsikan ada sekitar 400 orang dan untuk warga Naringgul ada sekitar 200 orang," paparnya.

Hingga berita diturunkan, warga Dusun Cisurupan nampak berkerumun di tempat yang lebih aman termasuk di pinggir jalan. Hal itu menyusul kekhawatiran warga akan banjir susulan.

Baca Juga: Bandung Raya Diintai Sejumlah Bencana, Sudah Siapkah Strategi Penanganan?

Halaman:

Editor: Adi Ginanjar Maulana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X