BMKG Rekomendasikan 1.800 Rumah yang Berada di 4 Zona Bahaya Sesar Cugenang untuk Direlokasi

- Jumat, 9 Desember 2022 | 09:33 WIB
BMKG Rekomendasikan 1.800 Rumah yang Berada di 4 Zona Bahaya Sesar Cugenang untuk Direlokasi (BMKG)
BMKG Rekomendasikan 1.800 Rumah yang Berada di 4 Zona Bahaya Sesar Cugenang untuk Direlokasi (BMKG)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) rekomendasikan 1.800 rumah yang berada di 4 zona bahaya patahan geser Cugenang, Cianjur, Jawa Barat untuk direlokasi.

Hal tersebut disampaikan Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam konferensi pers yang diikuti secara daring di Jakarta, Kamis (8/12/2022), pihaknya merekomendasikan sejumlah hunian rumah yang berada di daerah seluas 8,09 kilometer persegi untuk direlokasi karena berada di zona bahaya Sesar Cugenang.

Daryono menyampaikan 4 zona bahaya Sesar Cugenang tersebut diantaranya yakni sebagian Desa Talaga, Sarampad, Nagrak, dan Cibulakan untuk direlokasi.

Baca Juga: BMKG: Sesar Cugenang, Patahan Baru Pasca Gempa Cianjur, Lintasi 9 Desa 1800 Rumah Diminta untuk Relokasi

Lebih lanjut dirinya memaparkan jika zona bahaya merupakan zona yang rentan mengalami pergeseran atau deformasi, getaran dan kerusakan lahan, serta bangunan.

"Berdasarkan zona bahaya tersebut di atas, maka area yang terdokumentasi untuk direlokasi adalah area seluas 8,09 KM2 dengan hunian sebanyak kurang lebih 1.800 rumah yang berada di dalam zona bahaya patahan geser Cugenang, meliputi sebagian Desa Talaga, Sarampad, Nagrak, Cibulakan," papar Daryono.

Dirinya menjelaskan, berdasarkan hasil analisis focal mechanism serta memerhatikan posisi episenter gempa utama dan gempa susulan, dapat diketahui bahwa patahan pembangkit gempa bumi Cianjur, Jawa Barat merupakan patahan baru yang dinamakan Sesar Cugenang.

Pihaknya menduga, gempa Cianjur yang mematikan terjadi pada 21 November disebabkan oleh aktivitas Sesar Cimandiri. Dugaan tersebut sebelumnya telah diragukan oleh sejumlah ilmuwan di Tanah Air. Kini diketahui bahwa gempa tersebut dipicu oleh sesar misterius yang belum terpetakan.

Baca Juga: Zona Sesar Cugenang Masih Diperbolehkan untuk Sektor Wisata dan Bertani, Ini Syaratnya!

Halaman:

Editor: Didin Nurdin

Sumber: BMKG

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Segini Gaji Pantarlih Pemilu 2024, Berikut Tugasnya!

Kamis, 26 Januari 2023 | 22:47 WIB
X