Bupati Menyayangkan Adanya Sewa Lahan Korban Gempa Cianjur, Pemilik Tanah Membantah

- Kamis, 8 Desember 2022 | 21:45 WIB
Bupati Menyayangkan Adanya Sewa Lahan Korban Gempa Cianjur, Pemilik Tanah Membantah (AYOBANDUNG.COM/Muhammad Ikhsan)
Bupati Menyayangkan Adanya Sewa Lahan Korban Gempa Cianjur, Pemilik Tanah Membantah (AYOBANDUNG.COM/Muhammad Ikhsan)

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM — Praktek sewa lahan diduga terjadi disaat bencana gempa bumi melanda di Kabupaten Cianjur, pengungsi harus merogoh kocek Rp1,5 juta selama tiga bulan jika ingin memanfaatkan lahan untuk posko pengungsian.

Informasi yang dihimpun, adanya dugaan sewa lahan bagi korban gempa Cianjur terjadi di sebuah lahan kebun wortel di Kampung Hargem, Desa Nyalindung, Kecamatan Cugenang Kabupaten Cianjur.

Sejak hari pertama gempa melanda Cianjur dengan kekuatan 5.6 magnitudo, warga yang rumahnya rusak membangun tenda masing-masing berbahan terpal.

Baca Juga: UU KUHP Mengancam Kemerdekaan Pers dan Demokrasi, Media Diambang Kelumpuhan

Lalu mereka berkumpul di sebuah lahan kebun wortel untuk membangun posko pengungsian yang dihuni puluhan warga korban gempa, mulai dari orangtua, remaja dan anak-anak.

“Total ada 38 keluarga yang tinggal di posko pengungsian, 15 keluarga rumahnya ambruk terpaksa harus tinggal di posko,” tutur salah seorang pengungsi, Ujang Ruslan pada wartawan.

Setelah menempati lahan tersebut, warga yang mengungsi meminta izin kepada pemilik lahan, lantaran tidak ada lagi lahan yang cukup luas.

Pemilik lahan memperbolehkan dipakai sementara untuk digunakan sebagai posko pengungsian, tapi harus disewa selama tiga bulan.

Baca Juga: Dengan Vokalis Baru Band Caffein Asal Bandung Siap Eksis Lagi dan Rilis Single

Halaman:

Editor: Katarina Erlita

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X