Harapan Nakes Honorer Diangkat ASN Sama Seperti Proses Seleksi PPPK Guru 2022 Menggunakan Passing Grade PG

- Sabtu, 3 Desember 2022 | 07:01 WIB
Harapan Nakes Honorer Diangkat ASN Sama Seperti Proses Seleksi PPPK Guru 2022 Menggunakan Passing Grade PG (dpr.go.id, Foto: Shane/Man)
Harapan Nakes Honorer Diangkat ASN Sama Seperti Proses Seleksi PPPK Guru 2022 Menggunakan Passing Grade PG (dpr.go.id, Foto: Shane/Man)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Harapan honorer nakes dapat diangkat ASN menggunakan proses yang sama seperti seleksi PPPK guru 2022 menggunakan Passing Grade atau PG.

Aspirasi dari para mitra kerja dan Pemkot Bogor disampaikan kepada Tim Panja Pengawasan Tenaga Kerja Honorer Bidang Kesehatan dan PLKB Komisi IX DPR RI yang dipimpin oleh Nihayatul Wafiroh, Komisi IX saat melakukan Kunjungan Kerja ke Kota Bogor, Jawa Barat.

Selain itu, Komisi IX menyerap aspirasi lain mengenai lowongan formasi yang tidak sesuai dengan kebutuhan, nilai gaji yang rendah, hingga jumlah lowongan PPPK Nakes yang tidak sesuai dengan kebutuhan.

Baca Juga: Tunjangan Guru Ini Bikin Girang. Ada Tambahan 6 Juta

Pemkot Bogor berharap proses pengangkatan nakes honorer menjadi ASN bisa disamakan dengan seleksi PPPK Guru 2022 yang menggunakan indikator nilai passing grade atau PG sebagai syarat kelulusan.

"Pada kesempatan tahun ini kita perekrutannya semuanya. Sehingga nanti kalau ke depannya lagi akan perekrutan PPPK itu, yang (lulus) passing grade tapi belum bisa ter-cover itu bisa langsung diangkat, kalau itu ada formasinya. Jadi tidak perlu tes lagi itu, yang dilakukan oleh tenaga di pendidikan ya. Nah itu saya pikir lebih fair, untuk teman-teman yang sudah (lulus) passing grade. Contoh yang ikut tes (P3K) ini yang lolos passing grade-nya 10 orang, tapi formasinya tinggal 5 (orang), nah ini yang 5 (orang lagi) bagaimana? Harusnya kan tidak perlu tes lagi, kan tinggal mengangkat seperti itu. Saya pikir itu langkah bagus,” pungkas Nihayatul saat memimpin pertemuan dengan Pemkot Bogor di Kantor Walikota Bogor, Bogor, Kamis (01/12/2022).

Tim Panja Pengawasan Tenaga Kerja Honorer Bidang Kesehatan dan PLKB Komisi IX DPR RI melakukan kunjungan ke Kota Bogor untuk memastikan pelaksanaan peraturan pemerintah mengenai menghilangkan tenaga honorer mulai November 2023.

Nihayatul, menambahkan bahwa Kota Bogor dalam hal penanganan dan persiapan persoalan ketenagakerjaannya sudah lebih baik untuk jangka panjang kedepan.

Baca Juga: Aplikasi ini Banyak di-Download namun Ternyata Berbahaya! Jangan Ragu untuk Menghapus Empat Aplikasi Berikut

Halaman:

Editor: Didin Nurdin

Sumber: dpr.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X