Racuni Ayah, Ibu, dan Kakak hingga Tewas di Magelang, Dhio Sakit Hati karena Dibebani Ekonomi

- Kamis, 1 Desember 2022 | 16:55 WIB
6 Fakta Pembunuhan Satu Keluarga di Magelang Oleh Anak Kandung Sendiri (suara.com)
6 Fakta Pembunuhan Satu Keluarga di Magelang Oleh Anak Kandung Sendiri (suara.com)

AYOBANDUNG.COM -- Setan apa yang ada di dalam pikiran Dhio (22 tahun) seorang anak bungsu di Magelang, Jawa Tengah. Ia begitu tega menghabisi Abas Ashar, ayahnya, ibu Heri Riyani, ibunya, dan kakaknya, Dea Khairunisa, dengan menabur racun arsenik ke minuman mereka, Senin (28/11).

Parahnya aksi menabur racun arsenik yang dibelinya secara online itu bukan yang pertama kalinya dilakukan Dhio. Sebelumnya, 23 November 2022, Dio juga menabur racun ke es dawet yang kemudian diminum ketiga orang tersebut dan seorang lainnya. Namun, aksi setannya itu gagal karena kadar racun yang ditaburkan terlalu sedikit. Korbannya saat itu hanya muntah-muntah.

Setelah berhasil melakukan pembunuhan itu, Dhio mengakui secara terus terang ke polisi alasan dan motif pembunuhan anggota keluarganya. Pengakuannya itu disampaikan kepada Plt Kapolresta Magelang AKBP Mohammad Sajarod Zakun.

Sajarod menyampaikan bahwa Dhio meracuni ayahnya, ibunya, dan kakaknya karena sakit hati. Dhio merasa sakit hati karena dibebani oleh keluarga untuk membantu perekonomian keluarga.

Baca Juga: Isu SARA Korban Gempa Cianjur Bergulir di Medsos, Polisi Gencarkan Pengawasan

Dhio diminta membantu kehidupan ekonomi keluarga karena ayahnya telah pensiun sejak dua bulan sebelumnya. Sementara sang kakak Dea Chairunisa tidak dibebani hal tersebut.

Sajarod menyampaikan juga saat itu sumber penghasilan keluarga hanya dari uang pensiun Abas. Dhio dan Dhea tidak bekerja dan hal ini membuat perekonomian keluarga itu sulit.

Ayah Dhio mulai sakit dan memerlukan pengobatan. Ironis, menurut pengakuan dari keluarga, Dhio justru sering menghamburkan uang ayahnya.

Beragam masalah perekonomian yang disebutkan itu membuat Dhio diminta bekerja untuk membantu perekonomian keluarga. Dhio pun merasa dibebani karena permintaan tersebut.

Halaman:

Editor: Dudung Ridwan

Sumber: Suara.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X