Jokowi Bawa Kabar Baik Soal Iuran BPJS Kesehatan, Terjadi Penurunan? Begini Ulasannya

- Selasa, 29 November 2022 | 16:37 WIB
Jokowi Bawa Kabar Baik Soal Iuran BPJS Kesehatan: Terjadi Penurunan ? Begini Ulasannya (situs setneg)
Jokowi Bawa Kabar Baik Soal Iuran BPJS Kesehatan: Terjadi Penurunan ? Begini Ulasannya (situs setneg)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo dipastikan tidak akan terjadi kenaikan iuran BPJS Kesehatan sampai tahun 2024, meskipun ada rencana perubahan kelas.

Pengumuman tidak adanya kenaikan iuran baik kelas 1, 2, ataupun 3 BPJS Kesehatan akan tetap terjamin walaupun terjadi penyesuaian tarif Indonesian Case Based Group (INA CBGs) dari BPJS Kesehatan ke pihak rumah sakit sebanyak 12-30 persen.

Dari neraca keuangan BPJS Kesehatan masih kuat hingga 2024 sekalipun harus membayar tarif INA CBGs yang akan diterapkan mulai 1 Januari 2023.

Baca Juga: Profil Erina Gundono Calon Mantu Presiden Jokowi, Pernah Kerja di Tokopedia?

Diperkirakan kenaikan tarif iuran BPJS Kesehatan baru akan terjadi pada tahun 2025.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebutkan bahwa Presiden Jokowi sendiri meminta agar iuran BPJS Kesehatan jangan naik hingga 2024

Lebih lanjut ia menyebutkan bahwa kenaikan tarif memang tetap harus ada, karena ketidakmungkinan pihak rumah sakit tidak menaikan gaji selama 5 tahun. 

Hal ini pun bisa dibarengi dengan sedukasi kepada masyarakat, bahwa kanaikan iuran adalah hal yang wajar. 

Baca Juga: Jokowi Resmi Tunjuk Laksanamana Yudo Margono Jadi Panglima TNI Gantikan Andika Perkasa

Halaman:

Editor: Jinan Vania Barizky

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Honor KPPS Pemilu 2024 Naik, Ternyata Begini Tugasnya

Selasa, 7 Februari 2023 | 17:03 WIB
X