UMP Jawa Barat 2023 Jadi Rp1,98 Juta, Apakah Perusahaan Menyanggupi? Simak Faktor Penentunya!

- Selasa, 29 November 2022 | 10:10 WIB
: UMP Jawa Barat 2023 Naik Rp1,98 juta, apakah perusahaan menyanggupinya? Simak faktor penentunya (dok.setkab.go.id)
: UMP Jawa Barat 2023 Naik Rp1,98 juta, apakah perusahaan menyanggupinya? Simak faktor penentunya (dok.setkab.go.id)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, telah menandatangani usulan dewan pengupahan terkait UMP Jawa Barat untuk tahun 2023, resmi naik menjadi Rp 1,98 juta.

Kenaikan UMP Jawa Barat resmi naik di tahun 2023, berada di angka 7,88 persen atau mengalami kenaikan sebesar sebesar Rp 145,183. Lalu apakah perusahaan menyanggupinya?

Kenaikan UMP Jawa Barat tahun 2023 hampir menyentuh angka Rp 2 juta, dimana tahun sebelumnya UMP Jawa Barat berada di angka Rp1,841,847.

Baca Juga: Membawa Bibit ke Bukit untuk Perbaikan Pangan dan Cegah Banjir

Meski kenaikan cukup tinggi berada di angka 7,88 persen, namun jika dibandingkan wilayah lain UMP Jawa Barat masih tergolong rendah.

Dalam rapat pleno antara dewan pengupahan, serikat buruh, dan Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia) Jawa Barat, pihak Apindo mengusulkan kenaikan UMP berada di angka 6,12 persen.

Sedangkan Serikat Buruh berharap kenaikan berada di angka 12 persen.

Untuk mengambil jalan tengah, dewan pengupahan mengambil keputusan berdasarkan Permenaker 18/2022 dan penghitungan terbaik bahwa kenaikan berada di angka 7,88 persen.

Baca Juga: Urutan UMP 2023 Paling Tinggi ke Rendah, Mayoritas Pulau Jawa Masih di Posisi Paling Bawah

Lalu, apakah perusahaan menyanggupi standar baru UMP Jawa Barat 2023 yang naik di angka 7,88 persen? Apa saja faktor yang mempengaruhi kesanggupan perusahaan dalam memberi Upah Tenaga Kerja?

Faktor yang mempengaruhi kesanggupan perusahaan untuk membayarkan Upah Kerja

Kenaikan upah kerja disesuaikan melalui tahap peninjauan dan penyesuaian secara berkala terhadap struktur dan lingkup pengupahan, dengan mempertimbangkan banyak faktor.

Kebijakan penggajian sendiri mengacu pada struktur perusahaan dan skala gaji yang berlaku, yang biasanya memiliki kisaran gaji dari yang terkecil hingga yang terbesar berdasarkan jabatan terendah hingga tertinggi dalam perusahaan.

Dilansir melalui talenta.co, Senin (29/11/2022), setidaknya terdapat 6 faktor yang dapat mempengaruhi kesanggupan perusahaan dalam memberikan Upah Tenaga Kerja, baik UMP maupun UMK, yaitu:

Halaman:

Editor: Irma Joanita

Sumber: Kemnaker, Talenta.co

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X