Apa Itu Gempa Kerak Dangkal? Ini Penjelasan BMKG soal Guncangan di Cianjur Akibat Pergerakan Sesar Cimandiri

- Kamis, 24 November 2022 | 22:01 WIB
Longsor Akibat Gempa Kerak Dangkal di Kabupaten Cianjur (Ayobandung.com/ Kavin Faza)
Longsor Akibat Gempa Kerak Dangkal di Kabupaten Cianjur (Ayobandung.com/ Kavin Faza)

Tidak heran, kata dia, jika gempa Cianjur dengan kedalaman dangkal ini kaya akan frekuensi tinggi sehingga menimbulkan guncangan yang besar, hingga menciptakan kerusakan yang parah.

Menurutnya, gelombang gempa dengan konten frekuensi tinggi ini akan diperparah jika wilayah yang dilanda gempa tersusun oleh tanah lunak dan tebal sehingga terjadi resonansi gelombang seismik yang berujung pada terjadinya amplifikasi atau penguatan guncangan gempa.

Dia menjelaskan gempa kerak dangkal juga sangat berpotensi menimbulkan rekahan permukaan (surface rupture) sehingga bisa lebih merusak bangunan di jalur sesar.

"Bangunan apa pun yang dibangun di atas jalur sesar aktif akan mengalami kerusakan saat sesar mengalami pergeseran," ujarnya.

Baca Juga: Mengenal Sesar Cileunyi Tanjungsari, Sesar Aktif di Bandung Timur

Daryono memaparkan, gempa kerak dangkal umumnya diikuti serangkaian gempa susulan yang cukup banyak karena lapisan kerak dangkal batuannya relatif heterogen dan tergolong rapuh (brittle). Batuan semacam ini jika mengalami deformasi atau patahan dapat memproduksi serangkaian gempa susulan.

Oleh karena itu, dia meminta, masyarakat perlu mewaspadai kawasan perbukitan dengan tebing curam yang dapat mengalami ketidakstabilan lereng saat terjadi gempa kuat.

"Hal ini, karena saat hujan lebat, gempa susulan signifikan dapat memicu terjadinya longsoran (landslide) dan runtuhan batu (rock fall)," katanya.

Halaman:

Editor: Adi Ginanjar Maulana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X