2.3 Juta Nasib Honorer Perlu Libatkan Hati Penuh Empati Agar 3 Opsi jadi Solusi Bernurani, Begini kata DPR RI

- Kamis, 24 November 2022 | 15:00 WIB
Wakil Ketua Komisi II DPR RI Yanuar Prihatin saat Rapat Kerja Komisi II DPR RI dengan Menteri PAN-RB Abdullah Azwar Anas dan Kepala BKN Bima Haria Wibisana (dpr.go.id)
Wakil Ketua Komisi II DPR RI Yanuar Prihatin saat Rapat Kerja Komisi II DPR RI dengan Menteri PAN-RB Abdullah Azwar Anas dan Kepala BKN Bima Haria Wibisana (dpr.go.id)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Kejelasan nasib honorer perlu libatkan hati yang memberikan rasa empati kepada segenap pegawai Non ASN.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi II DPR RI Yanuar Prihatin usai Rapat Kerja Komisi II DPR RI dengan Menteri PAN-RB Abdullah Azwar Anas dan Kepala BKN Bima Haria Wibisana.

Agenda rapat tersebut membahas Evaluasi Pendataan PPNASN dan Penyelesaian Tenaga Honorer yang digelar di Ruang Rapat Komisi II, Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin, 21 November 2022.

Baca Juga: Solusi Masa Depan 2.3 Juta Honorer Dibahas di DPR, Menteri PANRB Tak Ingin Tenaga Non ASN Kehilangan Pekerjaan

Data yang sudah dihimpun pemerintah pada tahap awal pegawai Non-ASN mencapai 2,3 juta orang. Pemerintah diingatkan harus segera membuat pemetaan per klaster sehingga 2,3 juta orang tenaga honorer tersebut dapat dipastikan kejelasan nasibnya kedepannya.

Hal itu ditegaskan Komisi II DPR RI yang mendesak penyelesaian tenaga honorer sebagai case aktual yang harus segera diselesaikan oleh Kemenpan-RB dan BKN.

"Political will pemerintah memang kuat, apalagi Presiden Jokowi juga berharap ini bisa selesai. Namun memang political will tidak cukup, harus disertai juga kajian analisis komprehensif. Tapi hal itu pun juga tidak cukup, karena juga harus melibatkan hati yang memberikan rasa empati kepada Non-ASN. Sehingga jangan sampai secara rasio benar, tetapi tidak secara hati nurani dalam pengambilan keputusan supaya ada win-win solution. Jadi prinsip dasarnya harus dapat, jangan sampai menyakiti atau membuat segenap tenaga Non-ASN kemudian malah menjadi menderita,” ujar Yanuar.

Yanuar menambahkan, kedepan pihaknya akan mengkaji penyelesaian tenaga honorer untuk diselesaikan di tingkat Panitia Khusus (Pansus).

Baca Juga: Tidak Semua Honorer Bisa Diangkat CPNS, Intip Syarat dan Aturan Pengangkatan Menjadi ASN

Halaman:

Editor: Didin Nurdin

Sumber: dpr.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X