Solusi Masa Depan Guru Honorer, 5 Anggota DPR RI ini Akan Lakukan Sesuatu yang Bikin Sumringah

- Senin, 14 November 2022 | 05:25 WIB
Solusi Masa Depan Guru Honorer, 5 Anggota DPR RI ini Akan Lakukan Sesuatu yang Bikin Sumringah (Litbang Kemendagri)
Solusi Masa Depan Guru Honorer, 5 Anggota DPR RI ini Akan Lakukan Sesuatu yang Bikin Sumringah (Litbang Kemendagri)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Beberapa persoalan terkait tenaga honorer kependidikan termasuk didalamnya menyangkut permasalahan guru honorer menjadi sorotan anggota Komisi II DPR RI.

Mendengar aspirasi dan fakta dari para tenaga honorer kependidikan dilapangan, Mardani anggota Komisi II DPR RI menilai ada beberapa faktor yang menyebabkan timbulnya permasalahan tenaga honorer kependidikan ini.

Permasalahan terkait tenaga honorer tersebut timbul mulai dari faktor politik hingga faktor kebijakan pemerintah pusat.

Baca Juga: Link Pendaftaran PPPK Tenaga Teknis 2022 Tidak bagi Pelamar Umum, Ini Syarat Honorer yang Bisa Ikut

Forum Pendidik Tenaga Honorer dan Swasta Indonesia (FGTHSI), Pendidik dan Tenaga Kependidikan Negara Indonesia, Forum Pemuda Peduli Nagekeo (FPPN) hadir dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi II DPR RI.

Didalam rapat tersebut, Lima Anggota Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera, Sukamto, Difriadi, Dian Istiqomah, dan Ongku P. Hasibuan secara pribadi siap menandatangani dukungannya untuk ikut mendukung perjuangan tenaga honorer kependidikan.

“Kami siap tanda tangan bersama, minimal secara personal dulu untuk dibawa ke daerah masing-masing. Sebenarnya (persoalan tenaga honorer) itu merupakan kewajiban negara, yang dalam Pembukaan UUD 1945, kewajiban negara ada empat. Yaitu, melindungi segenap tanah tumpah darah dan seluruh penduduk warga Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan perdamaian dunia. Jangankan nasib ribuan orang, nasib satu warga negara saja harus tetap diperjuangkan,”papar Mardani saat RDPU tersebut di Ruang Rapat Komisi II, DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin, 7 November 2022, dikutip dari dpr.go.id.

Ada beberapa faktor penyebab munculnya persoalan tenaga honorer kependidikan. Pertama adalah faktor politik, kepala daerah yang terpilih menjanjikan akan membuka lowongan formasi baru dan proses pengangkatan. Padahal masih banyak tenaga guru honorer lama yang belum jelas statusnya dan belum diangkat.

Baca Juga: Rumit, Masalah Tenaga Honorer K2 di Daerah Terus Muncul! DPR Beri Solusi akan Nasib Masa Depannya

Halaman:

Editor: Didin Nurdin

Sumber: dpr.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X