Hotman Paris Cium Ada Kejanggalan di Balik Penangkapan Irjen Teddy Minahasa Usai Diduga Terjerat Kasus Narkoba

- Kamis, 27 Oktober 2022 | 12:18 WIB
Hotman Faris Ungkap Ada Kejanggalan Kasus Irjen  Teddy Minahasa, (Tangkapan layar dalam Chanel Youtube TvOneNews)
Hotman Faris Ungkap Ada Kejanggalan Kasus Irjen Teddy Minahasa, (Tangkapan layar dalam Chanel Youtube TvOneNews)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Pengacara Hotman Paris Hutapea menduga ada sebuah kejanggalan dalam penangkapan Irjen Teddy Minahasa yang terjerat kasus narkoba.

Hal itu diungkapkan Hotman Paris dalam konferensi pers. Ia mengatakan bahwa kliennya, Irjen Teddy Minahasa, tidaklah bersalah sebagaimana yang ditudingkan.

Diketahui sebelumnya Irjen Teddy Minahasa resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penggelapan barang bukti narkoba seberat 5 kilogram.

Sehingga mantan Kapolda Sumatra Barat itu langsung menunjuk Hotman Paris Hutapea sebagai kuasa hukum dalam mengawal kasus tersebut.

Baca Juga: BKN Bocorkan Jadwal SSCASN Dibuka! Honorer Siap-siap Ikut pendaftaran PPPK 2022

Usai menjalankan tugasnya sebagai pengacara, dengan menyelidiki sejumlah barang bukti dan tudingan yang diarahkan kepada kliennya, Hotman Paris merasa ada suatu kejanggalan dalam kasus narkoba yang menjerat mantan Kapolda Sumatra Barat itu.

Seperti yang diungkapkan Hotman Paris kepada wartawan, dikutip melalui chanel youtube tvOneNews pada Kamis (27/10/2022), ia yakin tidak mungkin klienya menjual narkoba sebagaimana yang ditudingkan.

Fakta tersebut ditemukan setelah membaca berita acara pemeriksaan (BAP), yakni mengenai pengumuman barang bukti yang akan disisihkan sebelumnya.

Sehingga baginya tidak mungkin Irjen Teddy Minahasa mengumumkan barang bukti narkoba 5 kilogram yang akan disisihkan, apabila berniat dari awal untuk menjual barang tersebut.

Baca Juga: Masih Dibuka! Lowongan Kerja RANS Entertaiment, Kesempatan Kerja Bareng Raffi Ahmad, Cek Kualifikasinya

Seperti diketahui, mantan Kapolda Sumatra Barat itu sempat mengumumkan secara resmi di Polres Bukittinggi mengenai barang bukti narkoba yang akan disisihkan.

“Jadi, kalau memang dia mau niat menjual, ngapain dia umumkan bahwa lima kilogram disisihkan untuk barang bukti perkara berikutnya,” ujar Hotman Paris Hutapea.

Selanjutnya, ia juga heran karena saat itu ada perintah dari tersangka untuk menarik semua barang bukti yang akan digunakan sebagai umpan sebelumnya.

Tetapi tiba-tiba sudah ada barang bukti (narkoba) yang terjual. Padahal, menurutnya, Kapolres Bukittinggi Dody Prawiranegara juga sudah mengakui sudah mendapat perintah penarikan dari mantan Kapolda Sumatra Barat tersebut.

Halaman:

Editor: Dudung Ridwan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X