Soal Tragedi Kanjuruhan, Erick Thohir: Semua Harus Dibongkar Habis

- Jumat, 14 Oktober 2022 | 19:51 WIB
Erick Thohir tegaskan tragedi Kanjuruhan harus diusut tuntas. (Restu Nugraha)
Erick Thohir tegaskan tragedi Kanjuruhan harus diusut tuntas. (Restu Nugraha)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Menteri BUMN Erick Thohir sekaligus utusan pemerintahan yang bertemu dengan Presiden FIFA Gianni Infantino, angkat suara terkait tragedi Kanjuruhan yang menelan ratusan korban jiwa suporter Arema.

Menurut Erick Thohir, tragedi Kanjuruhan ini harus jadi titik balik pembenahan sepak bola Indonesia. Jangan sampai dunia sepak bola kembali menelan korban.

"Semuanya harus dibongkar habis, harus mulai baru lagi, kalau mau sepakbola Indonesia ingin bicara di mata dunia," kata Erick Thohir membahas perihal tragedi Kanjuruhan saat ditemui di Ngampah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jumat 14 Oktober 2022.

Baca Juga: Erick Thohir Pastikan FIFA Ngantor di Indonesia Pekan Depan, Laporan TGIPF Kanjuruhan Jadi Salah Satu Bahasan

Erick Thohir menilai mesti ada solusi konkrit dan perbaikan terhadap instansi-instansi terkait dalam dunia sepak bola. Mulai dari pemerintah, PSSI, suporter, penyedia tayangan, dan pihak-pihak lainnya.

Erick menilai seluruh elemen ini harus duduk bersama dan mencari solusi terbaik ke depan jangan terjebak pada sikap saling menyalahkan.

"Kita bisa sukses kalau kita kerja gotong royong. Tidak mungkin perbaikan sepak bola Indonesia hanya PSSI, hanya suporter, atau tayangan tv-nya saja, atau hanya pemerintanya, tentu gak mungkin. Semua harus duduk bersama," paparnya.

Terkait desakan mundur terhadap ketua dan jajaran pengurus PSSI, Erick menilai hal itu bukan satu-satunya solusi. Justru yang terpenting adalah menyiapkan jalan keluar ke depan.

Baca Juga: Kena Prank? Lesti Kejora Cabut Laporan Rizky Billar, Fans Leslar Kecewa hingga Ngadu ke Satria Mulia

"Kita tidak bisa menghukum seseorang. Yang mesti kita lakukan adalah memperbaiki seluruhnya. Bagaimana peran PSSI dan Pemerintah ke depan. Bongkar habis, perbaiki habis-habisan, tapi jangan saling menyalahkan, supaya sepak bola kita bicara di kancah dunia," jelas Erick.

Erick Thohir memastikan Federasi Sepak Bola Internasional atau FIFA bakal mulai datang ke Indonesia pada Selasa, 18 Oktober 2022, mendatang.

Dalam pertemuan itu, Presiden Jokowi dan Presiden FIFA, Gianni Infantino akan membahas nasib sepak bola Indonesia pasca tragedi Kanjuruhan.

Erick menyebut salah satunya yang bakal jadi bahan acuan pembahasan antar kedua belah pihak yakni hasil laporan tim gabungan independen pencari fakta (TGIPF) tragedi Kanjuruhan.

"Presiden akan ketemu FIFA hari Selasa. Hasil investigasi tim independen bakal jadi bahan pembicaraan. Kita tunggu saja hasilnya," tandasnya.***

Halaman:

Editor: Laila Zakiyya Khairunnisa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X