Jawaban Mahfud MD Soal Penggunaan Gas Air Mata di Tragedi Kanjuruhan hingga Larangan FIFA

- Jumat, 7 Oktober 2022 | 17:31 WIB
Menko Polhukam Mahfud MD memberikan tanggapan terkait penggunaan gas air mata dalam tragedi Kanjuruhan, Malang, yang tewaskan 132 orang. (Tangkapan layar Youtube Najwa Shihab)
Menko Polhukam Mahfud MD memberikan tanggapan terkait penggunaan gas air mata dalam tragedi Kanjuruhan, Malang, yang tewaskan 132 orang. (Tangkapan layar Youtube Najwa Shihab)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD memberikan komentarnya terkait penggunaan gas air mata dalam tragedi Kanjuruhan, Malang, seusai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10) lalu.

Mahfud memberikan jawaban soal penggunaan gas air mata tersebut ketika ditanya oleh Najwa Shihab saat diundang ke acara Mata Najwa.

Awalnya, acara tersebut menampilkan beberapa video rekaman tragedi Kanjuruhan yang viral di media sosial. Rekaman itu menunjukkan bahwa polisi dan aparat keamanan menembakkan gas air mata ke lapangan dan tribun yang penuh dengan penonton.

Baca Juga: Revolusi PSSI Mencuat Usai Dirut PT LIB Jadi Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Mahfud MD Tegaskan Usut Tuntas

Hal itu mereka sebut adalah upaya untuk mengurai massa karena situasi tidak terkendali.

"Sempat terlontar beberapa statement apakah dari pejabat terkait ataupun kepolisian yang mengatakan bahwa memang 'ini dilakukan karena kalau tidak, menjadi tidak terkendali' jadi seolah-olah ada pembenaran gas air mata itu diarahkan ke penonton untuk mengendalikan massa?" tanya Najwa Shihab meminta tanggapan Menko Polhukam.

Mahfud MD pun menegaskan bahwa pihaknya telah mencatat berbagai statement dan kesaksian, namun tak bisa memberi jawaban pasti karena masih dalam proses penyelidikan.

"Semua statement itu kita catat, nanti kita selidiki," kata Mahfud MD di acara Mata Najwa, Kamis (6/10), seperti dikutip Ayobandung dari Youtube Najwa Shihab.

Baca Juga: Ramai Didesak Usai Tragedi Kanjuruhan, Pejabat PSSI: Enak Aja Mundur

Halaman:

Editor: Ekarista Rahmawati Putri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X