NOISE Akan Ramaikan Workshop Fotografi Darwis Triadi di Cianjur

- Rabu, 5 Oktober 2022 | 15:35 WIB
Karya pertunjukan ‘Noise’ bakal meramaikan acara kegiatan Workshop Fotografi yang menghadirkan Darwis Triadi. (Istimewa)
Karya pertunjukan ‘Noise’ bakal meramaikan acara kegiatan Workshop Fotografi yang menghadirkan Darwis Triadi. (Istimewa)

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM -- Karya pertunjukan NOISE bakal meramaikan acara kegiatan Workshop Fotografi yang menghadirkan Darwis Triadi di Palace Hotel Cianjur, Kamis, 06 Oktober 2022.

Acara yang diinisiasi Fotografer Amatir Cianjur (FAC) itu cukup mendapat sambutan meriah dari berbagai kalangan terutama pegiat dan peminat fotografi, tidak saja dari Cianjur tetapi juga dari berbagai daerah di Jawa Barat.

“Selain akan mendatangkan Pak Darwis Triadi sebagai pemateri utama, panitia juga telah menggelar kegiatan pra-event seperti ‘FAC GOES to SCHOOL’ termasuk pagelaran seni pertunjukan NOISE dari Lokatmala Foundation,” kata Ketua FAC yang juga Ketua Panitia Kegiatan Workshop Fotografi, Muhammad Yusuf S, di Cianjur, Selasa, 4 Oktober 2022.

Direktur Program dan Sumber Daya Manusia (SDM) Lokatmala Foundation, Dika Dzikriawan, menyambut baik kegiatan tersebut karena akan berdampak bagi pemajuan kebudayaan dan pariwisata di Kabupaten Cianjur, bahkan Lokatmala akan menampilkan NOISE dalam acara tersebut.

Baca Juga: Dorong Inovasi Seni dan Budaya, bank bjb Dukung Ubud & Beyond Festival 2022

NOISE hadir sebagai bentuk kegundahan dan kegusaran masyarakat saat ini yang sudah mulai digiring pada kebisingan-kebisingan. Berbagai persoalan sosial ekonomi pasca pandemi terus menggugah kehawatiran di tengah situasi kondisi yang menyesakkan lainnya akhir-akhir ini,” kata Dika.

Namun demikian kata Dika, rasa optimis sebagai bangsa harus terus dipantik. Karenan itu NOISE yang nanti dibawakan oleh Wina Rezky Agustina dan kawan-kawan dengan Executive Producer, Raka Dhika Yudhistira akan tampil memberikan tawaran gerak yang tetap berakar pada basis nilai-nilai seni tradisi.

“Bahwa sejatinya kita masih memiliki rasa kemanusiaan dan kebangsaan sebagai penolak derau yang menyesakkan itu. NOISE ada untuk menjadi perantara kesadaran,” sambung alumnus pascasarjana UGM itu.

Baca Juga: Puluhan Lingkung Seni Benjang Unjuk Kebolehan

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X