Nyawa Ratusan Pelajar di Cianjur Terancam, Pemerintah Tutup Mata

- Senin, 3 Oktober 2022 | 21:06 WIB
Nyawa ratusan pelajar terancam melayang, karena sewaktu-waktu bisa terseret arus Sungai Cigonggang saat melintas pergi ke sekolah. (Ayobandung.com/Muhammad Ikhsan)
Nyawa ratusan pelajar terancam melayang, karena sewaktu-waktu bisa terseret arus Sungai Cigonggang saat melintas pergi ke sekolah. (Ayobandung.com/Muhammad Ikhsan)

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM — Nyawa ratusan pelajar Sekolah Dasar, Madrasah Tsanawiyah, dan Sekolah Menengah Kejuruan, terancam melayang, karena sewaktu-waktu bisa terseret arus Sungai Cigonggang saat melintas pergi ke sekolah.

Letak Sungai Cigonggang di Desa Neglasari, Kecamatan Agrabinta, Kabupaten Cianjur, memang tidak memiliki jembatan penyebrangan, sehingga terpaksa menerobos sungai.

Bahkan, para pelajar ini terpaksa bolos sekolah selama berhari-hari saat arus Sungai Cigonggang deras dan tinggi.

Kepala Desa Neglasari, Nasihin, membenarkan adanya aktivitas pelajar dari tiga tingkatan yang terpaksa menerobos sungai saat pergi dan pulang sekolah.

Baca Juga: Herman Sutrisno, Wali Kota Banjar Dua Periode Divonis 7 Tahun Penjara

"Mereka terpaksa menerjang sungai demi pergi ke sekolah,” tutur Nasihin pada wartawan, Senin, 3 Oktober 2022.

Begitu juga mengenai pelajar harus tidak sekolah karena debit air sungai sedang tinggi. Kalaupun ada jalan pintas, jaraknya cukup jauh.

"Nyawa pelajar ini memang terancam, bahkan setiap tahunnya selalu menelan korban akibat terpeleset saat sedang menyebrang," ujarnya.

Baca Juga: Kapolres Malang Dicopot Buntut Tragedi Kanjuruhan, Sanksi FIFA Kapan?

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gempa Garut Masuk Tipe Intraslab, Ini Penjelasan BMKG

Sabtu, 3 Desember 2022 | 21:48 WIB
X