7 Solusi Nasib Honorer yang Tidak Lolos Seleksi PPPK 2022, Bikin Lega

- Rabu, 28 September 2022 | 06:59 WIB
 Bagaimana nasib honorer yang tidak lulus PPPK 2022? Adakah solusi yang tetap menguntungkan bagi tenaga non ASN tersebut? (Tangkapan layar situs MenpanRB)
Bagaimana nasib honorer yang tidak lulus PPPK 2022? Adakah solusi yang tetap menguntungkan bagi tenaga non ASN tersebut? (Tangkapan layar situs MenpanRB)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM – Bagaimana nasib honorer yang tidak lulus PPPK 2022? Adakah solusi yang tetap menguntungkan bagi tenaga non ASN tersebut?

Dalam Rapat Koordinasi Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) dan Kementerian PANRB pada 21 September 2022 telah disampaikan 7 solusi terkait nasib honorer 2023 yang tidak lulus PPPK 2022.

Adapun 7 solusi terkait nasib honorer disusun berdasarkan permasalahan umum yang sering terjadi di pemerintah daerah dan bagi tenaga non ASN yang tidak lulus PPPK 2022.

Baca Juga: Kang Murad di Balik Preman Pensiun 6 Pernah Jaga Tanah Kosong bareng Anjing-anjing Besar

Baca Juga: Begini Nasib Honorer 2023 Nakes dan Guru Usai Pendataan Non ASN

Permasalahan umum yang sering terjadi di daerah, seperti terbatasnya anggaran untuk memberikan gaji non PNS dan non ASN dan adanya titipan pegawai kepada kepala daerah untuk diangkat menjadi ASN sehingga jumlah tenaga non pemerintah semakin bertambah.

Plt Kepala BKN, Bima Haria Wibisana menjelaskan fokus penyelesaian non ASN dibagi menjadi dua kelompok, yaitu (1) pegawai yang telah mengikuti tes dan sudah lulus serta ada formasinya tetapi tidak pernah diusulkan, misal guru dan (2) jumlah pendataan non pemerintah saat ini ditambah dengan jumlah data yang telah ada dalam database BKN.

Sebelum mengetahui 7 solusi nasib honorer yang tidak lulus PPPK 2022, ada baiknya Anda mengetahui pula hasil rakor yang disampaikan oleh Menpan RB, Abdullah Azwar Anas berikut ini.

a. Menpan RB meminta kepada bupati selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) untuk melakukan audit terhadap kebenaran data dan mengirimkan Surat Pernyataan Pertanggungjawaban Mutlak (SPTJM) kepada BKN;

Halaman:

Editor: Jinan Vania Barizky

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X