Keluarga Brigadir J Capek Kamaruddin Simanjuntak Jadi Adopsi Anak Putri Candrawati? Ini Kata Sang Pengacara

- Minggu, 25 September 2022 | 15:46 WIB
Jadikah pengacara Brigadir J Kamaruddin Simanjuntak jadi adopsi anak Putri Candrawati dan Ferdy Sambo setelah keluarga Brigadir J capek dengan kasus yang masih berjalan? (Youtube Irma Hutabarat - HORAS INANG)
Jadikah pengacara Brigadir J Kamaruddin Simanjuntak jadi adopsi anak Putri Candrawati dan Ferdy Sambo setelah keluarga Brigadir J capek dengan kasus yang masih berjalan? (Youtube Irma Hutabarat - HORAS INANG)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Pengacara Brigadir J Kamaruddin Simanjuntak mengatakan bahwa keluarga Nopriansyah Yosua Hutabarat sudah capek karena kasus anaknya yang melibatkan Ferdy Sambo, Putri Candrawati, Kuat Maruf, dan tersangka lain masih belum menemui titik terang.

Kamaruddin Simanjuntak mengaku saat dirinya ke Jambi, ayah Brigadir J, Samuel Hutabarat mengatakan kepada sang pengacara, bahwa dirinya dan pihak keluarga sudah capek.

Kepada Kamaruddin Simanjuntak, ayah Brigadir J, menyampaikan bahwa apapun yang saat ini dilakukan tidak akan mengembalikan anaknya. Lalu, akankan Kamaruddin jadi adopsi anak Ferdy Sambo dan Putri Candrawati?

Baca Juga: Maaf! 4 Honorer Kategori Ini Terancam Batal Diangkat jadi PPPK 2022, Ini Solusi dari Menpan RB

Berita terbaru Ferdy Sambo, Putri Candrawati, Kuat Maruf, dan tersangka lainnya tinggal menunggu persidangan.

Di dalamnya, akan disebutkan motif yang menewaskan Yoshua.
Sebelumnya, pada pertengahan Agustus 2022, Kammarudin Simanjuntak menyampaikan bahwa dirinya siap adopsi anak Putri Candrawati dan Ferdy Sambo.

Apa alasannya sehingga dirinya menyampaikan hal tersebut?

Menurutnya, anak-anak Sambo tidak ada kaitannya dengan apa yang tengah dialami orang tuanya.

Baca Juga: Wow! Kamaruddin Simanjuntak Bongkar Skenario Licik Ferdy Sambo Eksekusi Brigadir J di Rumah Dinas

Diketahui, kedua orang tuanya ditetapkan jadi tersangka kasus kematian Brigadir Yoshua.

Pengacara Brigadir J tersebut juga siap untuk membiayai pendidikan anak-anak Sambo hingga S3.

Dia memiliki alasan, kasus yang tengah dijalani Ferdy Sambo, Om Kuat, dan Putri memang seharusnya dipisahkan dari anak-anaknya.

Menurutnya, anak-anak tersebut tidak bersalah. Karena itu, tidak harus menjadi korban.

Baca Juga: Hore! THR dan Gaji ke 13 Pensiunan PNS Tahun 2023 Lebih Gede? Kemenkeu Siapkan Rp156 Triliun

"Saya bersedia mengadopsi anaknya (Putri Candrawathi dan Ferdy)," katanya kepada wartawan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 24 Agustus 2022.

Dia melanjutkan, anak-anak tersebut tidak salah.

"Tugas kami mendidik dan mengajar anak ke jalan yang benar," tuturnya.

Dirinya berjanji akan menyekolahkan mereka sampai tingkat doktoral.

Baca Juga: Kuat Maruf Lakukan Ini pada Putri Candrawati usai Ditemukan Tergeletak di Kamar Mandi

Ternyata, alasannya berkaitan dengan kasus yang menimpa Brigadir J.

Alasan tersebut yakni agar hukum dalam kasus kliennya bisa ditegakkan seadil-adilnya.

Dia khawatiar kelak Ferdy Sambo maupun Putri Candrawati dibebaskan atas pidana karena alasan anak.

"Oke, kalau alasan anak, jangankan anak kecil, yang masih hamil saja, kalian (polisi) tangkap dan tahan. Tetapi jangan hukum
dipermainkan dengan alasan mempunyai anak bayi," ujar Kamaruddin.

Baca Juga: Catat! Honorer yang Lakukan Hal Ini Langsung Gugur di Seleksi PPPK 2022, Termasuk P1

Sebelumnya, Brigadir J tewas di rumah mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, Duren Tiga, Jakarta.

Kejadian tersebut terjadi pada 8 Juli 2022.

Dari hasil penyidikan mengungkap Brigadir J tewas dibunuh setelah adanya perintah dari Ferdy Sambo.

Ferdy disebutkan memerintahkan salah seorang ajudannya, Bharada E atau Richard Eliezer untuk menembak Brigadir J.

Baca Juga: Resmi Dibuka! Rekrutmen Pendamping Lokal Desa Tahun 2022 Lulusan SMK/SMA, Ini Tata Cara Pendaftarannya

Aksinya itu pun dibantu oleh Bripka RR atau Rizky Rizal serta asisten rumah tangga sekaligus sopir Sambo, Kuat Ma’ruf.

Selain itu, Polri juga menyebutkan bahwa Putri Candrawathi terlibat dalam pembunuhan berencana Brigadir J.

Atas perbuatannya, kelima orang tersebut ditetapkan sebagai tersangka.

Mereka dijerat Pasal 340 juncto 338 juncto Pasal 55 dan 56 KUHP, seperti dikutip dari Suara. Lalu..

Halaman:

Editor: M. Naufal Hafizh

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Guru dan Nakes Diburu Lowongan CPNS 2023, Siap-siap!

Jumat, 2 Desember 2022 | 06:01 WIB
X