Gara-gara Harga BBM Naik, Siswa di Tasikmalaya Bolos Karena Angkot Mogok

- Rabu, 7 September 2022 | 11:40 WIB
Ilustrasi angkutan umum. Berikur daftar tarif baru angkutan umum Damri, TMB, dan angkot pasca kenaikan harga BBM yang berdampak pada semua sektor  (Ayobandung.com/Kavin Faza)
Ilustrasi angkutan umum. Berikur daftar tarif baru angkutan umum Damri, TMB, dan angkot pasca kenaikan harga BBM yang berdampak pada semua sektor (Ayobandung.com/Kavin Faza)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Dampak harga BBM naik mulai di rasakan oleh berbagai kalangan termasuk anak sekolah.

Di Tasikmalaya, sejumlah siswa terpaksa jalan kaki untuk bisa sampai ke sekolah.

Hal tersebut dilakukan lantaran angkutan umum jurusan Salawu-Singaparna mogok operasi.

Sopir angkot jurusan Salawu-Singaparna memilih mogok beroperasi sebagai bentuk protes karena kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM.

Baca Juga: Ada Link BLT BBM Selain Cek Bansos? Kemensos Beri Penjelasan

Akibatnya, sejumlah siswa yang akan pergi ke pasar Singaparna terlantar.
Banyak anak sekolah yang akhirnya terlambat datang ke sekolah karena berjalan kaki atau terpaksa tidak pergi ke sekolah.

Menurut seorang guru SMP di Salawu, dirinya menyesalkan aksi mogok tersebut karena terasa tiba-tiba.

Akibatnya banyak anak-anak yag terlambat masuk sekolah. Bahkan ada yang tidak masuk sama sekali.

“Bahkan ketika pulang para siswa banyak yang terpaksa harus jalan kaki, begitu juga gurunya. Karena memang siswa yang ada di sekolah kami ini hampir 45 persen setiap harinya menggunakan angkutan umum,” ungkapnya mengutip dari Suara.com Rabu 7 September 2022.

Halaman:

Editor: Mutiara Rizka Maulina

Sumber: Suara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X