Tenaga Honorer yang Bisa Ikut Seleksi CPNS dan PPPK, Tidak Hanya Untuk THK-2 menurut Permen PAN RB

- Rabu, 17 Agustus 2022 | 19:40 WIB
Dalam SE Menpan RB disebutkan honorer yang bisa ikut seleksi CPNS dan PPPK harus berstatus tenaga honorer kategori II atau THK-2. (Ilustrasi oleh Felicities dari Freepik)
Dalam SE Menpan RB disebutkan honorer yang bisa ikut seleksi CPNS dan PPPK harus berstatus tenaga honorer kategori II atau THK-2. (Ilustrasi oleh Felicities dari Freepik)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM – Dalam SE Menpan RB terbaru disebutkan bahwa honorer yang bisa ikut seleksi CPNS dan PPPK harus berstatus sebagai tenaga honorer kategori II atau THK-2.

Lantas bagaimanakan nasib honorer yang tidak masuk dalam kategori tersebut?

Sebelumnya Menpan RB menerbitkan Surat Edaran (SE) B/1511/M.SM.01.00/2022 yang menyatakan bahwa pegawai non ASN dilingkungan instansi pemerintah yang memenuhi syarat dapat diikutsertakan atau diberikan kesempatan untuk mengikuti seleksi CPNS maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja.

Pasalnya pemerintah menargetkan bahwa mulai tahun 2023 sudah tidak ada pegawai honorer di instansi pemerintah.

Kebijakan penghapusan pegawai honorer tersebut merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 yang menegaskan bahwa status kepegawaian Aparatur Sipil Negara hanya ada dua yakni Pegawai Negeri Sipil dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja.

Baca Juga: Tenaga Honorer dengan 8 Kriteria Ini Bisa IKUT Seleksi PPPK 2022

Adapun bila merujuk pada SE B/1511/M.SM.01.00/2022, disebutkan bahwa syarat honorer diikutsertakan dalam seleksi CPNS dan PPPK adalah sebagai berikut ini:

  1. Berstatus Tenaga Honorer Kategori II (THK-2) yang terdaftar dalam database Badan Kepegawaian Negara dan Pegawai Non-ASN yang telah bekerja pada instansi pemerintah.

  2. Mendapatkan honorarium dengan mekanisme pembayaran langsung yang berasal dari APBN untuk Instansi Pusat dan APBD untuk Instansi Daerah, dan bukan melalui mekanisme pengadaan barang dan jasa, baik individu maupun pihak ketiga.

  3. Diangkat paling rendah oleh pimpinan unit kerja

  4. Telah bekerja paling singkat 1 (satu) tahun pada tanggal 31 Desember 2021.

  5. Berusia paling rendah 20 (dua puluh) tahun dan paling tinggi 56 (lima puluh enam) tahun pada 31 Desember 2021

Lantas bagaimanakah nasib honorer yang tidak bersatus THK-2?

Bila menyimak kembali Permen PAN RB, ternyata ada honorer yang tetap bisa mengikuti seleksi PPPK meskipun tidak berstatus sebagai THK-2 loh.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X