Anak Gizi Buruk Meninggal, Disnakertrans Cianjur Kumpulkan Data Buruh Tak Miliki BPJS Kesehatan

- Selasa, 16 Agustus 2022 | 16:07 WIB
pemakaman anak penderita gizi buruk di Cianjur | RSUD Sayang Cianjur (Ayobandung.com/Muhammad Ikhsan)
pemakaman anak penderita gizi buruk di Cianjur | RSUD Sayang Cianjur (Ayobandung.com/Muhammad Ikhsan)

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM — Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Cianjur saat ini sedang mengumpulkan informasi dan data perihal buruh PT Pou Yen yang tak memiliki BPJS Kesehatan.

Adanya buruh PT Pou Yen tak memiliki BPJS Kesehatan mengakibatkan seorang ibu terlambat membawa anaknya yang berusia 7 bulan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur untuk mendapatkan perawatan. Alasannya sang ibu tidak memiliki uang.

“Kami saat ini sedang menindaklanjuti adanya berita di berbagai media masa tentang bayi berusia tujuh bulan alami gizi buruk hingga meninggal karena tidak memikiki BPJS Kesehatan,” tutur Kepala Disnakertrans Kabupaten Cianjur, Endan Hamdani, pada Ayobandung.com, Selasa, 16 Agustus 2022.

Endang mengatakan, pihaknya sudah koordinasi dengan pengawas buruh di Provinsi Jawa Barat dan mereka meminta informasi serta data.

“Sesuai yang tertera di berita, buruh perempuan bernama Ipah Marsipah, buruh pabrik PT Pou Yen,” terangnya.

Kalau memang terbukti, makan pengawas akan mendatangi PT Pou Yen dan mempertanyakan kondisi buruh tersebut dan kenapa tidak memiliki BPJS Kesehatan.

Baca Juga: Anak Gizi Buruk Meninggal sebab Ibu Tak Punya BPJS Kesehatan, Padahal Buruh Pabrik Cianjur

“Nanti akan di cross chek apa benar ada buruh di PT Pou Yen yang bernama orang bersangkutan,” tandasnya.

Sebelumnya dilaporkan, ada bayi berusia tujuh bulan di Kabupaten Cianjur menderita gizi buruk meninggal dunia ruang ICU RSUD Sayang Cianjur, Rabu, 10 Agustus 2022.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pegawai Honorer Cianjur Dapat Ribuan Kuota PPPK

Kamis, 6 Oktober 2022 | 15:58 WIB

Butuh Waktu Lama untuk Menyelesaikan Banjir Bekasi

Rabu, 5 Oktober 2022 | 19:35 WIB
X