Hampir 1 Tahun Kasus Pembunuhan Subang Belum Tuntas, Keluarga Korban Surati Presiden RI

- Jumat, 12 Agustus 2022 | 16:16 WIB
Kasus pembunuhan istri dan anak di Subang belum terselesaikan. Kasus ini terhitung akan menginjak satu tahun pada 18 Agustus 2022 mendatang. (Ayobandung.com/Gelar Aldi S.)
Kasus pembunuhan istri dan anak di Subang belum terselesaikan. Kasus ini terhitung akan menginjak satu tahun pada 18 Agustus 2022 mendatang. (Ayobandung.com/Gelar Aldi S.)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Kasus pembunuhan istri dan anak di Subang belum terselesaikan. Kasus ini terhitung akan menginjak satu tahun pada 18 Agustus 2022 mendatang.

Ayah korban, Yosef Hidayat (57) menyampaikan tiga permintaan kepada Presiden RI guna mengusut tuntas kasus pembunuhan istrinya, TS, dan anak kandungnya (AM).

Permintaan itu disampaikan Yosef Hidayat melalui surat dengan perihal "Permohonan Perlindungan Hukum", yang dikirimkan pada hari ini, Jumat, 12 Agustus 2022.

Dalam surat itu, Yosef Hidayat meminta tiga hal spesifik terkait dengan penanganan kasus pembunuhan Subang yang menimpa pada keluarganya ini.

Baca Juga: Kena Proyek Jalan Lingkar Padalarang, Warga Bojong Honje KBB Tolak Digusur

Berikut isi permintaan Yosef Hidayat kepada Presiden Joko Widodo:

1. Mohon perlindungan hukum bagi saya dan anak saya agar mendapatkan keadilan bagi kedua korban yaitu Isteri dan Anak Kandung saya;

2. Bahwa sejak 18 Agustus 2021 (hampir 1 tahun) pembunuhan terhadap istri dan anak saya belum juga terungkap pembunuhnya.; saya memohon kepada Bapak Presiden Republik Indonesia, kiranya Bapak Joko Widodo untuk membantu agar Kepolisian Republik Indonesia segera mengungkap pelaku pembunuhan terhadap istri dan anak kandung saya. Selama ini kami hanya mendapat jawaban sudah ada "titik terang" akan tetapi hampir setahun keadaannya masih tetap gelap gulita bagi kami.

3. Bahwa pada saat ini sudah menginjak 1 (satu) tahun lamanya rumah kami yang dahulu ditempati oleh saya dan almarhum anak dan istri saya, sampai saat ini masih di police line. Rumah kami menjadi terbengkalai dan tidak terurus, bagi saya tidak ada kepastian kapan rumah kami dapat kami tinggali lagi. Mohon kiranya Bapak Presiden dapat memberikan petunjuk dan arahan untuk memberikan kepastian hukum bagi kami agar Penegak Hukum yaitu Kepolisian Republik Indonesia untuk memberikan kepastian hukum dan keadilan bagi kami.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pegawai Honorer Cianjur Dapat Ribuan Kuota PPPK

Kamis, 6 Oktober 2022 | 15:58 WIB

Butuh Waktu Lama untuk Menyelesaikan Banjir Bekasi

Rabu, 5 Oktober 2022 | 19:35 WIB

4 Fakta Gugatan Cerai Anne Ratna Mustika ke Dedi Mulyadi

Jumat, 30 September 2022 | 14:04 WIB
X