Perubahan Iklim jadi Masalah Serius, Jokowi Minta BMKG Tingkatkan Alat yang Gabungkan Informasi dari Satelit

- Senin, 8 Agustus 2022 | 13:26 WIB
Presiden Jokowi   (Youtube )
Presiden Jokowi (Youtube )

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan jika dunia saat ini tengah menghadapi tantangan perubahan iklim dalam kondisi kritis.

Di sisi lain, data World Meteorological Organization menyatakan, bahwa indikator perubahan iklim dan dampaknya di tahun ini semakin menunjukan perburukan.

"World Meteorological Organization menyatakan, indikator perubahan iklim dan dampaknya di tahun 2021 makin memburuk di mana 7 tahun terakhir telah menjadi 7 tahun dengan suhu terpanas. Kondisi ini menjadi tantangan nyata bagi kita," kata Jokowi di Rakornas BMKG 2022 Senin 8 Agustus 2022.

Presiden yang menjabat di periode kedua ini mengatakan, penanggulangan perubahan iklim menjadi isu prioritas dan juga tantangan global pasca meredanya pandemi Covid-19.

Baca Juga: Kota Bandung Alami Kemarau Basah, BMKG Imbau Waspada Sulit Air Bersih

Kondisi tersebut menyebabkan dampak yang sangat luas dan multisektoral, salah satunya terkait bencana alam dan ketahanan pangan.

Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO), disebut Jokowi, menyampaikan lebih dari 500 juta petani usaha kecil yang memproduksi lebih dari 80 persen sumber pangan dunia merupakan kelompok yang paling rentan terhadap perubahan iklim.

Selain itu, WHO juga memprediksi akan ada 13 juta orang kelaparan akibat terhambatnya rantai pasok dunia karena perang ukraina.

"Hati-hati, ini persoalan yang sangat serius, perlu penanganan yang komprehensif, perlu antisipasi sedini mungkin, secepat-cepatnya dan sebaik-baiknya," ujar Jokowi dikutip dari Republika.

Halaman:

Editor: Mutiara Rizka Maulina

Sumber: Republika

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X