Siswa SD di Cianjur Terjang Arus Sungai demi Sekolah, Pemerintah Tutup Mata

- Minggu, 31 Juli 2022 | 18:41 WIB
Sejumlah siswa SD Negeri Padawaras bertarung nyawa melintasi sungai untuk berangkat ke sekolah maupun pulang.
Sejumlah siswa SD Negeri Padawaras bertarung nyawa melintasi sungai untuk berangkat ke sekolah maupun pulang.

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM — Sudah 4 tahun puluhan siswa Sekolah Dasar (SD) menerjang arus sungai demi sekolah. Hal itu karena tidak adanya jembatan usai terbawa banjir bandang 2018.

Warga sudah beberapa kali meminta aparat Desa Sukaluyu, Kecamatan Cikadu, Kabupaten Cianjur, membangun jembatan permanen. Manfaatnya bukan untuk siswa saja, tetapi juga untuk petani menjual hasil bumi ke kota.

Aparat desa juga sudah berupaya meminta bantuan dengan mengajukan pembangunan jembatan ke Pemerintah Kabupaten Cianjur maupun ke Pemerintah Provinsi Jabar, tapi tidak ada tanggapan.

Baca Juga: Ratusan Nyawa Ayam Melayang Akibat Terbakar di Cianjur, Pemilik Rugi Miliaran Rupiah

Akibat tidak ada tanggapan Pemkab Cianjur maupun Pemprov Jabar, puluhan siswa SD Negeri Padawaras bertarung nyawa melintasi sungai untuk berangkat ke sekolah maupun pulang.

Eyep (48) salah seorang guru SDN Padawaras membenarkan adanya puluhan siswanya terpaksa menerobos arus sungai karena tidak adanya jembatan.

“Iya benar, setiap hari mereka menyeberangi sungai saat berangkat maupun pulang dari sekolah,” kata Eyep kepada wartawan, Minggu, 31 Juli 2022.

Baca Juga: Daftar Kebutuhan PPPK 2022 Guru per Sekolah hingga per Mapel

Penyebab mereka menyeberangi sungai, selain tidak adanya akses jalan berupa jembatan, juga karena beda kecamatan.

Halaman:

Editor: M. Naufal Hafizh

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X