Kejari Cianjur Naikkan Kasus Eks HGU Sukaresmi ke Penyidikan, Siapa Jadi Tersangka?

- Kamis, 28 Juli 2022 | 16:41 WIB
Kejari Cianjur menaikkan status dugaan tindak pidana korupsi pada kasus eks HGU di Desa Sukaresmi dari penyelidikan menjadi penyidikan. (Ayobandung.com/Muhammad Ikhsan)
Kejari Cianjur menaikkan status dugaan tindak pidana korupsi pada kasus eks HGU di Desa Sukaresmi dari penyelidikan menjadi penyidikan. (Ayobandung.com/Muhammad Ikhsan)

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM — Kejaksaan Negeri (Kejari) Cianjur menaikkan status dugaan tindak pidana korupsi pada kasus eks Hak Guna Usaha (HGU) di Desa Sukaresmi, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, dari penyelidikan menjadi penyidikan.

Hal itu diungkapkan Kepala Kejari Cianjur, Ricky Tommy Hasiholan menanggapi perkembangan penyelidikan kasus tanah eks HGU.

“Iya kita naikkan dari penyelidikan ke penyidikan,” terang Ricky Tommy Hasiholan di Kantor Kejari Cianjur, Kamis, 28 Juli 2022.

Kami menaikkan kasus eks HGU di Desa Sukaresmi blok Pasirhalang, diduga ada tindak pidana korupsi terhadap objek tanah negara.

Kenaikan dari penyelidikan ke penyidikan berdasarkan saksi dan bukti berupa dokumen yang ada.

Baca Juga: Kasus Tanah Eks HGU Sukaresmi, Kepala ATR/BPN: Tanya ke Pemda Cianjur Status Tanahnya

“Selama penyelidikan, kami sudah memeriksa 27 saksi, baik dari warga maupun penyelenggara negara,” ujar Ricky.

Lahan eks HGU yang menjadi objek kasus yakni seluas 20 hektare, estimasi sementara kerugian negara sekitar Rp20 miliar.

“Dari lahan seluas itu, sudah menjadi sertifikat sebanyak 15 SHM,” jelasnya.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Butuh Waktu Lama untuk Menyelesaikan Banjir Bekasi

Rabu, 5 Oktober 2022 | 19:35 WIB

4 Fakta Gugatan Cerai Anne Ratna Mustika ke Dedi Mulyadi

Jumat, 30 September 2022 | 14:04 WIB

Petani di Cianjur Hilang Misterius di Lapang Bola

Rabu, 28 September 2022 | 18:26 WIB
X