Tahun Baru Islam 1 Muharram Bolehkah Dirayakan? Ini Hukumnya

- Kamis, 28 Juli 2022 | 05:15 WIB
Penjelasan hukum merayakan tahun baru Islam atau Hijriyah pada setiap 1 Muharram (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)
Penjelasan hukum merayakan tahun baru Islam atau Hijriyah pada setiap 1 Muharram (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Peringatan tahun baru Islam atau Hijriyah pada setiap 1 Muharram bolehkah dirayakan oleh umat muslim? Apa hukum merayakannya?

Tanggal 1 Muharram 1444 Hijriyah yang bertepatan pada Sabtu, 30 Juli 2022 merupakan tahun baru Islam yang diperingati oleh seluruh umat muslim. Pada tanggal 1 Muharram ini pula ditetapkan sebagai hari libur nasional 2022.

Dalam memperingati tahun baru Islam 1 Muharram 1444 Hijriyah di Indonesia kerap digelar perayaan berupa kirab atau pawai obor pada malam 1 Suro.

Baca Juga: Alasan Larangan Menikah di Bulan Suro bagi Orang Jawa

Perayaan tahun baru Islam atau Hijriyah pada malam 1 Suro memang tidak semeriah perayaan tahun baru Masehi yang penuh ingar bingar kembang api dan tiupan terompet.

Terkait dengan perayaan tahun baru Islam 1 Muharram 1444 Hijriyah pada malam 1 Suro bagaimana hukumnya? Apakah termasuk hukum sunnah, mubah, ataukah haram?

Bulan Muharram adalah bulan haram atau suci

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ

”Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram (suci). Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu,” (QS At Taubah: 36).

Halaman:

Editor: Dina Miladina Dewimulyani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Butuh Waktu Lama untuk Menyelesaikan Banjir Bekasi

Rabu, 5 Oktober 2022 | 19:35 WIB
X