Mafia Tanah di Cianjur Merajalela, Warga Geruduk Kantor ART/BPN

- Selasa, 5 Juli 2022 | 19:27 WIB
Mafia Tanah di Cianjur Merajalela, Warga Geruduk Kantor ART/BPN (Ayobandung.com/Muhammad Ikhsan)
Mafia Tanah di Cianjur Merajalela, Warga Geruduk Kantor ART/BPN (Ayobandung.com/Muhammad Ikhsan)

 CIANJUR, AYOBANDUNG.COM -- Keberadaan mafia tanah sudah meresahkan warga Cianjur. Terutama di lahan-lahan bekas hak guna usaha (HGU) milik perusahaan yang diredistribusi maupun pemberian hak kepada petani penggarap.

Salah satu dugaan adanya mafia tanah menimpa warga Desa Sukamulya, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur. Mereka menduga ada tindakan redistribusi tanah yang tidak terselesaikan berupa sertifikat tanah.

Puluhan warga yang merasa menjadi korban mafia tanah mendatangi kantor ATR/BPN di Jalan Raya Bandung, Desa Sabandar Kecamatan Karangtengah, Selasa 5 Juli 2022.

 Baca Juga: Rincian Formasi Penerimaan CPNS dan PPPK 2022, Cek Syarat dan Jadwal Pendaftaran ASN

Warga penggarap merasa yakin sudah memenuhi persyaratan untuk permohonan redistribusi tanag ke pemerintah melalui ART/BPN, tapi hingga kini tidak ada kejelasan.

“Kami dimintai KTP dan persyaratan lainnya, tapi hinggi kini tidak ada kejelasan,” kata Mohammad Abdul Rohim pada wartawan.

Dia juga mengungkapkan, adanya dugaan tindak redistribusi tanah yang memang tidak terselesaikan. Bahkan warga tidak sampai mendapatkan sertifikat tersebut.

Bahkan, lahan garapan masyarakat yang diredistribusi kini telah berubah menjadi beberapa pabrik tanpa tahu dari mana sertifikatnya.

“Anehnya lagi, status tanah masyarakat berada di bawah kepemilikan dua perusahaan dan satu perumahan, yakn PT QL, PT Hijau Lestari,” jelasnya.

 Baca Juga: 10 Tempat Wisata di Bandung yang Populer dan Instagramable

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ada Kades di Cianjur Dituntut Mundur Warganya

Senin, 8 Agustus 2022 | 20:38 WIB
X