Investor Akan Kabur dari Cianjur secara Berjamaah, Hal Ini Penyebabnya

- Jumat, 1 Juli 2022 | 20:37 WIB
Ilustrasi | Investor asing terancam keluar berjamaah dari Kabupaten Cianjur. Faktor pemicunya jika aturan cuti melahirkan bagi pekerja diperpanjang. (Pixabay/mohamed Hassan)
Ilustrasi | Investor asing terancam keluar berjamaah dari Kabupaten Cianjur. Faktor pemicunya jika aturan cuti melahirkan bagi pekerja diperpanjang. (Pixabay/mohamed Hassan)

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM — Investor asing terancam keluar berjamaah dari Kabupaten Cianjur.

Faktor pemicunya ialah jika aturan cuti melahirkan bagi pekerja diperpanjang menjadi 6 bulan dan ditambah cuti suaminya selama 40 hari.

Hal itu diungkapkan Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) DPK Kabupaten Cianjur, Atat Sutardi, menanggapi wacana penambahan cuti hamil karyawan.

“Kalau cuti hamil yang begitu panjang itu menjadi aturan yang tidak diminati oleh para pengusaha bahkan investor asing,” terang Atat Sutardi, Jumat, 1 Juli 2022.

Baca Juga: Siapa Penanam Ladang Ganja di Cianjur? Polisi Sudah Identifikasi Satu Pelaku

Atat mengatakan, para pengusaha keberatan apabila kebijakan Rancangan Undang-Undang Kesejahteraan Ibu dan Anak (RUU KIA) usulan dari DPR RI disahkan.

Namun, seandainya aturan tersebut diberlakukan untuk bagian IT atau staff kantor, mungkin bisa dilakukan dengan sistem Work From Home (WFH) atau bekerja di rumah. 

"Tapi kalau aturan diberlakukan di bagian produksi, mungkin tidak dikerjakan di rumah,” tandasnya. [*]

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ada Kades di Cianjur Dituntut Mundur Warganya

Senin, 8 Agustus 2022 | 20:38 WIB
X