Hore! Kurikulum Merdeka Tidak Membuat Tunjangan Sertifikasi Guru Dihapus? Ini 2 Alasannya

- Jumat, 1 Juli 2022 | 18:37 WIB
Kurikulum Merdeka tidak membuat tunjangan sertifikasi guru dan tunjangan profesi guru dihapus termasuk tamsil, ini 2 alasannya.  (Twitter @kemendikbudri)
Kurikulum Merdeka tidak membuat tunjangan sertifikasi guru dan tunjangan profesi guru dihapus termasuk tamsil, ini 2 alasannya. (Twitter @kemendikbudri)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM - - Belakangan ini beredar isu jika Kurikulum Merdeka akan membuat tunjangan sertifikasi guru dan tunjangan profesi guru dihapus termasuk tamsil (tambahan penghasilan). 

Alasannya karena pada Kurikulum Merdeka mengurangi jam tatap muka, dengan berkurangnya JP maka secara otomatis tunjangan sertifikasi guru dan tunjangan profesi guru dihapus karena tidak memenuhi syarat. 

Perlu dipahami, Kurikulum Merdeka akan membuat perubahan pada struktur mata pelajaran terutama jumlah jam tatap muka per pekan.

Baca Juga: Tunjangan Sertifikasi Guru Cair 1 Juli? Ini Daerah yang Terima TPG Triwulan 2 

Contoh untuk jenjang SMA, pendidikan agama yang sebelumnya 3 jam, namun pada tahun ajaran baru atau kurikulum Merdeka menjadi 2 Jam. 

Kemudian Bahasa Indonesia, pada kurikulum sebelumnya sebanyak 4 jam, berubah menjadi 3 jam per minggu. 

Kemudian pada mata pelajaran Matematika, yang tadinya 4 jam mengalami perubahan menjadi 3 jam per pekan, begitupun seterusnya. 

Dengan berkurangnya jam tatap muka, maka otomatis tidak memenuhi beban kerja 24 JP per minggu dan ini yang menjadi kekhawatiran guru didaerah. 

Baca Juga: Tahun Ajaran Baru Tunjangan Sertifikasi Guru Dihapus? Ini Penjelasan Kemdikbud

Karena apabila kurang dari 24 JP akan berpengaruh pada info gtk (tidak valid) yang berdampak tunjangan sertifikasi guru dihapus.

Halaman:

Editor: Isabella Nilam Mentari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Resmi! Jokowi Naikkan 42 Tunjangan PNS di Tahun 2022

Minggu, 7 Agustus 2022 | 21:00 WIB
X