Idul Adha: Larangan Potong Kuku dan Rambut di Awal Bulan Dzulhijjah? ini Penjelasan Ulama

- Kamis, 30 Juni 2022 | 13:46 WIB
Idul Adha: Larangan Potong Kuku dan Rambut di Awal Bulan Dzulhijjah? ini Penjelasan Ulama. ilustrasi (Pixabay)
Idul Adha: Larangan Potong Kuku dan Rambut di Awal Bulan Dzulhijjah? ini Penjelasan Ulama. ilustrasi (Pixabay)

 

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Jangan potong kuku dan rambut di awal bulan Dzulhijjah sebelum Idul Adha, dari mana larangan tersebut, adakah dalilnya? Simak selengkapnya di sini.

Sebentar lagi, umat muslim akan memasuki bulan Dzulhijjah 1443 dan merayakan Hari Raya Idul Adha 2022 atau Hari Raya Kurban.

Larangan potong kuku dan rambut ini masuk dalam kategori amalan sunnah di bulan Dzulhijjah bagi yang berkurban, di samping itu hanya dilakukan dalam beberapa waktu tertentu saja.

Baca Juga: Tahun Ajaran Baru Tunjangan Sertifikasi Guru Dihapus? Ini Penjelasan Kemdikbud

Lalu, sejak kapan dan sampai kapan larangan potong kuku dan rambut itu dilaksanakan? Pahala apa yang akan diperoleh bila mengerjakan amalan sunnah ini?.

Sekadar diketahui, larangan potong kuku dan rambut bagi yang berkurban ini disampaikan langsung oleh Rasulullah SAW.

“Siapa saja yang ingin berqurban dan apabila telah memasuki awal Dzulhijah (1 Dzulhijah), maka janganlah ia memotong rambut dan kukunya sampai ia berqurban,” (HR. Muslim no. 1977).

Ustad Abdul Somad mengungkapkan, hukum larangan potong kuku dan rambut di awal bulan Dzulhijjah adalah sunnah.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

4 Amalan Ibadah Terbaik di Bulan Muharram

Jumat, 12 Agustus 2022 | 11:24 WIB
X