Pemprov Jabar Distribusikan 2.000 Vaksin PMK Mulai Hari ini

- Senin, 20 Juni 2022 | 12:44 WIB
Vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) telah diberi kepada ribuan sapi perah di Jabar sebagai langkah antisipasi PMK meluas di Jawa Barat.  (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra)
Vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) telah diberi kepada ribuan sapi perah di Jabar sebagai langkah antisipasi PMK meluas di Jawa Barat. (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra)
TANJUNGSARI, AYOBANDUNG.COM --  Gubernur Jawa Barat M. Ridwan Kamil menyebut mulai hari ini pihaknya melakukan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kepada ribuan sapi perah di Jabar sebagai langkah antisipasi PMK meluas di Jawa Barat
 
"Target di minggu ini ada 2.000 sapi perah se-Jawa Barat yang akan divaksinasi dan akan dilaksanakan di seluruh wilayah-wilayah," ujar Ridwan Kamil di Peternakan Sapi Perah Cilembu, Sumedang, Senin, 20 Juni 2022.
 
Emil, sapaan akrabnya, menjelaskan pemberian vaksin PMK ini secara teknis terbagi ke dalam 3 tahap, persis seperti pemberian vaksin Covid-19 kepada manusia. 
 
"Untuk yang pertama, terus kedua seperti covid juga dan booster (dalam pemberian vaksin anti-PMK). Nah dengan tingkat kesembuhan yang terus membaik diharapkan secepatnya PMK ini bisa kita kendalikan," ujar Emil. 
 
 
Setelah penyuntikan pertama yang dilakukan di salah satu peternakan di daerah Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, pihaknya akan memprioritaskan pendistribusian vaksin PMK untuk 5 sentra sapi terbesar di Jabar. 
 
"5 besar sentra sapi itu ada di Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Garut, Kuningan, dan kelimanya adalah Sumedang," jelasnya. 
 
Vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) telah diberi kepada ribuan sapi perah di Jabar sebagai langkah antisipasi PMK meluas di Jawa Barat. (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra)
 
Untuk sapi potong menjelang Idul Adha, Emil mengimbau masyarakat untuk memilih hewan yang sehat.
 
Karena, menurutnya sekitar 40 persen hewan ternak yang sebelumnya terjangkit PMK kini telah sehat dan siap untuk dijadikan hewan potong.
 
"Semua yang sehat itu akan dikasih sertifikat yang bisa dilihat dengan HP (Handphone), jadi nanti di setiap kuping sapi yang sehat dan sudah di vaksin itu bisa di scan barcode-nya," ungkapnya. 
 
"Ada kepingan warna kuning di kupingnya itu menandakan itu siap untuk dilakukan kegiatan-kegiatan sesuai khususnya terkait dengan sapi potong," imbuhnya. 
 
 
Sehingga, Emil mengimbau kepada masyarakat khususnya Jawa Barat untuk tetap tenang dengan adanya wabah PMK, sebab pihaknya kini tengah melakukan penanganan secara maksimal termasuk pemberian vaksinasi
 
"Kita doakan dengan vaksinasi (Anti PMK), seluruh kesehatan hewan baik sapi, kerbau, sapi potong atau perah itu bisa kita sehatkan secepatnya," tandasnya. [*]
 

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ada Kades di Cianjur Dituntut Mundur Warganya

Senin, 8 Agustus 2022 | 20:38 WIB
X