Ini Doa Buruk dan Terlarang untuk Dipanjatkan Orang Islam

- Rabu, 25 Mei 2022 | 15:43 WIB
Ilustrasi | Dalam Islam ada kategori doa buruk, bahkan terlarang untuk dipanjatkan seorang Muslim. (Pixabay/Konevi)
Ilustrasi | Dalam Islam ada kategori doa buruk, bahkan terlarang untuk dipanjatkan seorang Muslim. (Pixabay/Konevi)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Benarkah dalam Islam ada kategori doa buruk, bahkan terlarang untuk dipanjatkan seorang Muslim?

Menurut keterangan dari Majelis Ulama Indonesia, jawabannya ialah 'ya, ada'. Rasulullah SAW sangat tegas melarang Muslim mendoakan hal buruk kepada diri sendiri, orang lain, maupun benda.

Pada sebuah hadits riwayat Muslim, dari Jabir bin Abdullah RA, Nabi Muhammad SAW bersabda:

“Janganlah kalian berdoa buruk terhadap dirimu sendiri, janganlah kalian berdoa buruk terhadap anak-anakmu, dan janganlah kalian berdoa buruk terhadap harta bendamu. Janganlah  (berdoa buruk karena bisa saja) kalian menepati suatu saat di mana Allah diminta memberikan sesuatu pada saat tersebut lalu Allah mengabulkan permintaan kalian itu.”
 
Rasulullah SAW secara terang-terangan juga melarang doa untuk perbuatan dosa dan doa untuk memutus silaturahim kepada sesama. Rasulullah menegaskan bahwa doa seperti tidak akan dikabulkan Allah SWT.

“Doa seorang hamba itu akan selalu dikabulkan selama ia tidak berdoa untuk berbuat dosa atau memutus tali kasih sayang (persaudaraan/persahabatan), selama ia tidak terburu-buru (mau segera terkabul)…”
 
Rasulullah berulangkali memberi contoh mengesankan bahwa beliau selalu mendoakan baik, bahkan kepada yang menyakiti dan menghinanya. Saking tidak pernahnya Rasulullah SAW mendoakan keburukan kepada orang-orang yang bersikap buruk kepadanya, Malaikat sampai bersedih. Malaikat justru menyatakan siap membinasakan penduduk Thaif jika Rasulullah mau memohon doa kepada Allah SWT.

Baca Juga: Hukum Menjual Tanah Wakaf, Boleh Diwariskan?
 
Bukannya menuruti tawaran malaikat, Rasulullah SAW justru semakin mendoakan kaum yang banyak menyakitinya.

“Ya Allah, berikanlah petunjuk kepada kaumku. Sesungguhnya mereka kaum yang tidak mengerti,” pinta Rasulullah.
 
Apa yang dicontohkan Rasulullah SAW itu adalah keagungan akhlak luar biasa. Maka, kalau kita mengaku sebagai umat Muhammad dan menjadikan Nabi sebagai suri teladan yang baik, tidak semestinya kita mengumbar doa buruk kepada siapapun dan apapun.

Apalagi jika orang atau barang yang kita anggap jelek, ternyata tidak seperti itu di hadapan Allah SWT. Doa buruk tadi malah bisa berbalik kepada pengirim doa.

Rasulullah SAW juga bersabda:

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X